Lindungi Pedagang Kecil, Tertibkan Toko Modern Tak Berizin


MALANG - Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Heri Suyanto mengingatkan toko modern harus patuh perizinan. Jika melanggar aturan, maka wajib ditindak tegas. Selain itu, keberadaan toko modern jangan sampai merugikan usaha kecil milik warga.
Hal ini ditegaskan Heri Suyanto saat berdialog dengan warga dalam rangka Reses III tahun 2018 di dapilnya, Blimbing, Jumat (21/12) malam. Politisi PDI Perjuangan ini pun mempersilahkan warga melaporkan kepadanya jika mengetahui keberadaan toko modern tak berizin.
“Pengawasan terhadap toko modern, dalam hal ini kepemilikan perizinan merupakan prioritas kami. Karena ini merupakan salah satu contoh nyata untuk melindungi toko-toko milik warga di perkampungan,” katanya.
Dia mengingatkan, pemilik toko modern jangan asal bangun dan beroperasi. Tapi wajib taat aturan. Jika tak memiliki izin, maka tak boleh beroperasi. Heri lalu mengingatkan Satpol PP meningkatkan pengawasan dan penindakan jika terbukti ada pelanggaran.
Lebih lanjut dia mengatakan, toko milik warga yang ada di perkampungan harus tetap eksis dan dilindungi. Begitu juga pasar tradisional harus diperhatikan sehingga tak kalah bersaing di era modern.
Selain itu, Heri fokus mengawasi pelayanan administrasi kependudukan. Sebab belakangan masih ada saja warga yang bertanya-tanya tentang pembuatan KTP, KK  hingga KIA. “Instansi terkait di Pemkot Malang kami dorong terus melakukan sosialisasi. Karena ini berkaitan dengan hak-hak dasar warga,” tandasnya.
Khusus penyerapan aspirasi, Heri mengajak warga memanfaatkan masa reses untuk mengutarakan berbagai persoalan kebijakan publik. Aspirasi bisa disampaikan secara langsung maupun ditulis di lembaran aspirasi yang dibagikan. “Selain masa reses tetap bisa menyampaikan aspirasi. Mari kita selalu menjaga komunikasi,” pungkas dia. (van)

Berita Lainnya :