Peningkatan PAD Tanpa Bebani Warga


MALANG - Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Achmad Subandri  diapresiasi warga karena kinerja dewan meningkat dalam tiga bulan terakhir. Respon warga itu menjadi penyemangat untuk terus berjuang.
Termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kesejahteraan rakyat. Namun demikian, diingatkan peningkatan PAD tak boleh membebani warga.
Hal ini terungkap saat Achmad Subandri menggelar Reses III tahun 2018 di dapilnya, Blimbing, Jumat (21/12) malam. Bagi warga, tiga bulan kinerja Subandri dan  teman-temannya meningkat dengan berbagai indikator.
Di antaranya telah tuntasnya pembahasan APBD-P tahun 2018 , pembahasan rancangan perda hingga pembahasan APBD 2019. Selain itu juga konsisten menjalankan tigas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dewan, pengawasan, penganggaran dan legislasi.
“Dalam masa tiga bulan kerja, kami selalu all out. Keluhan dan aspirasi yang disampaikan  kami selalu diperjuangkan. Kami akan terus meningkatkan kinerja hingga masa tugas berakhir,” tandas Subandri.
Politisi PPP ini menyebut, para konstituen tetap memberikan saran dan masukan serta keluhan dalam kesempatan reses kali ini. Sehingga, Subandri sebagai wakil rakyat, bakal membawa suara rakyat ini ke gedung dewan, untuk diperjuangkan.
Reses yang digelarnya juga memantik diskusi soal urgensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Dengan meningkatkan PAD, masyarakat akan semakin sejahtera. Kehidupan warga perkotaan juga ikut makmur,” sambung Subandri.
Dia berharap PAD Kota Malang bisa lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain yang setipe. Smua pendapatan itu diharapkan bisa terserap lagi ke masyarakat. Bentuk pemanfaatan PAD yakni untuk pembangunan dan berbagai program peningkatan kesejahteraan rakyat.  (fin)

Berita Lainnya :