Surat Suara Telah Tiba


MALANG - Pekan ini, proses pencetakan surat suara untuk Pemilu 2019 di wilayah Jawa Timur sudah selesai. Senin (11/2), dua kontainer surat suara datang dari percetakan di gudang KPU Kota Malang, yakni Jalan Ciujung, Kecamatan Blimbing. Beberapa petugas melakukan pengecekan dan kardus berisi surat suara. Sementara, untuk mengamankan distribusi, ada 4 tim patroli dan pengawalan (patwal) yang disiagakan.
Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin mengungkapkan, pada gelombang pertama tersebUt, surat suara yang datang merupakan surat suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD). "Skenario distribusi dari percetakan, hari ini memang masih dari DPD dulu. Secara berjenjang, dua hari ke depan akan selesai, baik DPRD Kabupaten/Kota, DPR RI maupun Presiden," terang dia.
Lebih lanjut, Zaenudin menjelaskan, total kebutuhan surat suara mencapai 635.649 lembar. Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Hasil Perbaikan (HP), berjumlah 623.185 lembar.
“Ditambah dua persen untuk cadangan, yakni sekitar 12.464 lembar," kata dia.
Setelah proses distribusi selesai, yang diprediksi pada Rabu (13/2) mendatang, pihaknya akan melakukan pengecekan kondisi surat suara. Sekaligus, melakukan penghitungan. "Dihitung jumlahnya kurang atau lebih, nanti bisa dilaporkan ke KPU RI terkait pemenuhan kebutuhan tersebut (jika kurang)," papar pria berkacamata ini.
Terkait pengamanan proses distribusi, KPU Kota Malang juga menjamin keamanan surat suara. "Kami bersama Polres Malang Kota ada skema pengamanan dari percetakan ke gudang logistik. Ada 2 personel Patwal terbuka dan 2 Patwal tertutup yang mengawal distribusi," ungkap dia.
Selain itu, KPU juga akan menggelar simulasi pengamanan logistik Pemilu 2019 secara menyeluruh. "Untuk simulasi pengamanan logistik, akan dilakukan Kamis (14/2). Kami melibatkan Pemkot Malang, seperti Satpol PP, BPBD, Bakesbangpol dan lainnya," kata dia.
Pada simulasi tersebut, para aparat terkait akan melakukan distribusi tentang tata cara pengamanan logistik pemilu. Mulai dari kedatangan sampai distribusi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).(tea/ary)

Berita Terkait