Wanedi Pasti Datang, Samsul Adem Ayem


MALANG – Calon wakil wali kota nomor urut 2, Ahmad Wanedi  dipastikan hadir dalam debat publik yang digelar KPU Sabtu (7/4). Seorang diri, Wanedi akan tampil mengikuti debat. Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan Kota Malang,  I Made Rian Diana Kartika.
”Pak Wanedi kami pastikan hadir besok (hari ini, Red), mengikuti debat publik,’’ kata Made ditemui usai mengikuti Diskusi Publik Menjaga Marwah DPRD Kota Malang di gedung DPRD Kota Malang .
Made mengatakan, debat publik merupakan salah satu tahapan yang digelar KPU dalam Pilkada. Melalui debat ini, masing-masing calon akan menyampaikan seluruh visi misi yang diusung. Tak terkecuali Wanedi. Tampil solo, dia juga akan menyampaikan visi misi pasangan calon.
”Persiapan sudah matang. Saya yakin, pak Wanedi akan mengikuti debat dengan sangat baik,’’ tambah Made.
Dia menyebutkan, secara materi maupun mental, Wanedi sangatlah siap mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih sebelumnya, Wanedi juga telah menjalani karantina  oleh tim IX PDI Perjuangan selama tiga hari. ”Selama karantina, pak Wanedi mendapatkan bimbingan khusus dari anggota tim IX. Tak hanya penyampaian visi misi, tapi juga tata cara debat. Dan selama ini, perkembangannya bagus, makanya saya yakin pak Wanedi bisa menjalani debat dengan baik, dan akan meraih simpatik dari masyarakat sesuai dengan visi dan misi yang disampaikan,’’ ungkapnya.
Made juga mengatakan, saat mengikuti debat nanti, pihaknya akan banyak mengerahkan kader. Meskipun tak bisa masuk dalam ruangan, para kader ini juga akan setia menunggu jalannya debat di luar ruangan. ”Yang masuk ke dalam ruangan 50 orang. Tapi kami dari PDI Perjuangan juga menyiapkan 100 kader, mereka akan menunggu di luar ruangan, untuk mendukung Wanedi,’’ tandasnya.
Jika Wanedi dipastikan hadir dan mengikuti ikut debat publik, tapi tidak dengan calon wakil walikota Malang nomor urut 1, yaitu Samsul Mahmud. Pasangan H Moch Anton ini belum dapat dipastikan apakah akan ikut debat atau tidak. Hal ini dikatakan oleh Ketua Tim Pemenangan pasangan ASIK (Anton-Samsul Idola Kita), Arif Wahyudi. ”Insya Allah datang. Sekarang kami masih mempersiapkan semuanya,’’ kata Arif.
Tapi, mantan Ketua Komisi A DPRD Kota Malang ini sendiri enggan berbicara lebih lanjut. Dengan alasan ada kegiatan lain, dia pun langsung meninggalkan wartawan. Sementara itu Komisioner KPU Kota Malang Ashari Husein mengatakan jika depat publik pertama dalam rangka pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang tahun 2018 digelar di Hotel Harris, Kota Malang. Debat ini akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi  lokal Jawa Timur yaitu JTV.
”Dalam undangan kami menuliskan pukul 18.00 sudah harus datang ke area hotel. Pukul 19.00 masuk ruangan, dan pukul 19.30 mulai live hingga pukul 21.00,’’ katanya.
Debat akan dibagi menjadi lima segmen. Di mana segmen pertama adalah penyampaian visi-misi oleh para calon. Dilanjutkan dengan segmen kedua, yaitu masing-masing pasangan calon atau calon mendapatkan pertanyaan dari panelis. Pertanyaan dari panelis, kata Ashari disampaikan oleh moderator.
Selanjutnya untuk segmen ke tiga, empat dan lima, pasangan calon mengajukan pertanyaan kepada calon lainnya. ”Tema debat pertama ini adalah Meningkatkan Pelayanan dan Kesejahteraan Kepada Masyarakat dalam Memajukan Daerah,’’ tambahnya.
Disinggung siapa saja yang menjadi panelis, Ashari mengatakan semuanya dari para akademisi. Yaitu dari UMM, Unisma, Universitas Brawijaya, Universitan Negeri Malang, UIN Malang, dan Unmer. Para panelis telah membuat pertanyaan, dan semuanya pertanyaan itu ditulis kertas di masukkan amplop. ”Ada tiga amplop yang berisi pertanyaan dari para panelis. Nanti amplop tersebut diserahkan kepada moderator, untuk kemudian disampaikan kepada para calon,’’ ungkapnya.
Ashari juga mengatakan, debat pertama ini pihaknya menyebarkan undangan sebayak 350 orang. Itu termasuk dengan pendukung pasangan calon masing-masing 50 orang, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan difabel dan lainnya. (ira/han)

Berita Lainnya :

loading...