Bangkit dan Tekuk PS Sumbawa Barat

 
MALANG - Ambisi Persekam Metro FC bangkit dari rentetan hasil buruk di beberapa pertandingan sebelumnya, membuahkan hasil. Tim Macan Kumbang ini sukses menekuk PS Sumbawa Barat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, sore kemarin dengan skor telak 3-0. 
Kushedya Hari Yudo, eks pemain Gresik United yang didatangkan di putaran kedua menjadi aktor kemenangan atas timnya. Dengan hasil positif ini, membuka peluang Metro FC untuk tetap bertahan di Kompetisi Liga 2 Indonesia musim depan. 
Tambahan tiga poin itu, juga membuat jarak dengan rivalnya PS Badung semakin dekat. Poin Metro FC kini menjadi 14, sedangkan PS Badung 15 poin diposisi empat klasemen sementara grup 7 Liga 2 Indonesia.
Persekam Metro FC masih bisa menyalip PS Badung karena menyisakan satu pertandingan lagi. Sedangkan PS Badung sudah tidak ada pertandingan lagi. Pada laga terakhir melawan Persigo Semeru FC sore kemarin, PS Badung kandas dengan skor akhir 2-0.
Dengan demikian, Metro FC hanya membutuhkan hasil seri saja untuk mendapatkan satu poin. Meski nilai nantinya sama 15 poin, namun Macan Kumbang unggul head to head. Apalagi bisa mencuri poin penuh di kandang Celebest Palu FC pada 10 September nanti.
“Ini hasil yang sangat memuaskan. Dari awal, pemain, pelatih dan managemen bertekad untuk memaksimalkan sisa dua pertandingan untuk meraih poin,” ungkap Siswantoro, pelatih Persekam Metro FC.
Hasil manis tersebut, juga diakui menjadi modal berharga untuk tandang ke Celebest Palu FC. Target tetap sama, yakni  memaksimalkan untuk mencuri poin penuh. Dengan kemenangan itu, akan membuka peluang untuk bertahan di Liga 2 Indonesia musim depan.
Tentang pertandingan kemarin, Siswantoro memberi apresiasi pada pemainnya yang menjalankan instruksi dengan bagus. Terbukti sepanjang 2 x 45 menit, Andrianto dkk terus menekan dan mengurung pertahanan lawan.
“Hanya pada babak pertama, pemain seperti beban sehingga tidak bisa menciptakan gol. Baru pada babak kedua, bisa menghasilkan tiga gol,” ujar mantan pemain Arema ini. Kushedya Hari Yudo, pencetak dua gol mengaku sangat bersyukur. 
Dua gol yang dilesakkan ke gawang PS Sumbawa Barat, karena berkat kerja keras dan kekompakan seluruh pemain. Dukungan dari semua pemain, baik lini belakang dan tengah yang terus mensupportnya.  “Gol itu semua berkat kerja keras seluruh pemain,” tuturnya. 
Terpisah, Hendri Susilo, pelatih kepala PS Sumbawa Barat, mengakui kekalahan dari tuan rumah Persekam Metro FC.  Hasil buruk tersebut, menjadi pelajaran timnya untuk evaluasi. "Metro FC bermain sangat bagus. Banyak pemain inti yang tidak ikut lantaran cidera,” ucap Hendri Susilo.
Sementara itu, sejak wasit Abdul Rahman dari Palu meniup kick off, Persekam Metro FC yang tampil dengan empat penyerang langsung menggebrak pertahanan PS Sumbawa Barat. Setyo Adhi Prastowo dkk, ingin mencetak gol cepat untuk menuntaskan ambisi memenangkan pertandingan.
Menit ke-6, Kushedya Hari Yudo mendapat peluang emas dari bola mati dekat kotak pinalti. Tetapi tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Junaidi, penjaga gawang PS Sumbawa Barat. Termasuk tendangan keras Yudo di menit 17. Pada menit 30, giliran Setyo Adhi Prastowo yang mendapat peluang. 
Namun heading keras pemain bernomor punggung 11 ini, masih diselamatkan oleh tiang gawang. Selang satu menit, Yudo kembali mengancam gawang PS Sumbawa Barat, tetapi tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Junaidi.
Selama babak pertama, PS Sumbawa Barat sama sekali tidak menciptakan peluang. Hingga turun minum babak pertama, skor tetap 0-0. Memasuki babak kedua, PS Sumbawa Barat mencoba untuk bangkit. 
Menit 47, pemain depan Muhammad Agus Salim mendapat peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Metro FC. Meski sudah berhadapan dengan kiper Efendi Dwi Cahyono, tetapi tendangannya masih menyamping jauh. 
Sebaliknya Metro FC, yang dari awal tampil ciamik berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang PS Sumbawa Barat. Menit 51, Kushedya Hari Yudo yang menyisir dari sebelah kiri berhasil melesakkan bola ke gawang PS Sumbawa Barat, hingga merubah skor menjadi 1-0.
Serangan bertubi-tubi dari segala lini terus dilakukan. Menit 75, M Irfan mendapat bola liar di depan gawang. Meski berdiri bebas namun tendangannya masih melambung. Gol kedua tercipta di menit 81. Selang 5 menit kemudian, Kushedya Hari Yudo menambah golnya dengan proses yang hampir sama. (agp/mar)