Ekspektasi Tinggi Timnas Inggris

 
RUSIA - Kendati kalah, timnas Inggris menuai pujian dari berbagai pihak karena determinasi tim yang dianggap sudah akil balik dengan hasilnya di Piala Dunia 2018. Sebelum kompetisi dimulai, banyak pihak yang menilai Inggris dihuni oleh pemain-pemain yang terlalu muda untuk bertarung hingga akhir di Piala Dunia 2018. 
Namun, seiring dengan tibanya skuad asuhan Gareth Southgate di fase 4 besar, mulut-mulut yang mengkritik skuad Inggris terlalu hijau, langsung bungkam. Calon pewaris kerajaan Inggris, sekaligus Presiden Football Association (FA), Pangeran Williams bahkan mengaku bangga dengan timnas Inggris saat ini. 
“Saya tahu banyak warga Inggris yang kecewa sekarang. Tapi, saya tidak bisa lebih bangga lagi dengan tim ini. Warga Inggris harusnya bisa menegakkan kepala dengan bangga,” tegas Williams. Tak hanya itu, suami dari Kate Middleton tersebut juga memiliki ekspektasi tinggi terhadap Jesse Lingard dkk di masa depan. 
“Timnas Inggris telah menjalani Piala Dunia yang luar biasa, membuat sejarah, dan memberi fans sesuatu untuk dipercaya. Kami tahu, ada hal yang lebih yang akan datang dari timnas Inggris,” tambah Williams.
Gareth Southgate, dilansir BBC, mengatakan timnas Inggris memasuki level yang berbeda dengan tembus fase semifinal. Apalagi, timnas Inggris saat ini adalah timnas kedua termuda yang bermain di Piala Dunia 2018 Rusia. Dengan kekalahan di semifinal, upacara akil balik menuju kedewasaan, sudah dilalui Marcus Rashford dkk.
“Sekarang, banyak pemain kami yang akil balik dalam sepakbola dunia. Untuk menjadi tim pemenang, banyak halangan yang harus dilewati. Kami sudah melewati cukup banyak halangan. Banyak tim yang memenangkan trofi, harus kalah di fase semifinal atau perempat final,” tandas Southgate.
“Saat ini, kami merasakan pedihnya kekalahan. Saya sendiri tak pernah berharap bisa sampai di semifinal. Saya bangga kepada anak-anak muda ini. Reaksi suporter juga berbeda, dibandingkan dua tahun lalu. Mereka bangga dengan cara kami bermain,” tutup Southgate. 
Senada, bek legendaris Gary Neville pun mengakui Timnas Inggris berpotensi meraih sesuatu yang besar ke depannya. Dia berharap timnas Inggris terus berprogres. Khususnya melihat skuad muda Inggris dengan rata-rata usia baru 26 tahun, Gary Neville optimistis dengan peluang ke depannya. Para pemain muda ini diyakini bisa meraih sesuatu yang lebih besar, yang terdekat di Piala Eropa 2020.
"Ini adalah awal dari sesuatu. Ini adalah waktu yang spesial tapi saya terngiang-ngiang ucapan yang sangat bijak dari Stuart Pearce dari Piala Eropa 1996 ketika dia bilang 'Ini takkan pernah terjadi lagi, nikmatilah sebisa mungkin'," kata Neville.
"Saya saat itu berusia 20 tahun dan saya tak percaya dengannya. Tim itu punya banyak pengalaman, dengan adanya Teddy Sheringham, Paul Gascoigne, Paul Ince, yang ini masih kurang berpengalaman. Saya cuma berharap mereka bisa membangun sesuatu dari turnamen ini."
"Banyak dari para pemain ini bahkan belum merasakan sukses dengan klub-klub mereka, jadi apa yang mereka lakukan itu brilian. Gareth Southgate sudah menangani tim ini dengan brilian, dia layak mendapatkan semua kredit dan saya harap ini cuma awal untuk sesuatu. Kami bisa berproses dan menjalani Piala Eropa 2020 yang bagus," imbuhnya. (fin/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :