Lawan PS Tira-Persikabo, Persebaya Krisis


BANDUNG - Lini bertahan Persebaya Surabaya mengalami krisis pemain. Jelang hadapi PS Tira-Persikabo, Selasa (12/3) empat pemain bertahan dipastikan keluar dari skuad Green Force.
Saat ini Ruben Sanadi dan Otavio Dutra sedang berada di Australia untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia. Sementara Rachmat 'Rian' Irianto masih berada di Jakarta dengan skuad Timnas U-22 Indonesia.
Satu pemain lainnya yang terpaksa absen adalah Hansamu Yama Pranata. Dia harus pulang ke Mojokerto untuk mempersiapkan resepsi pernikahannya.
Dengan kondisi tersebut, Persebaya cuma memiliki empat pemain bertahan. Keempatnya adalah Abu Rizal Maulana, Novan Setya Sasongko, M Syaifudin, dan Andri Muliadi.
“Dengan kepulangan Hansamu Yama ke Surabaya, maka posisi di lini belakang juga berubah,” ungkap pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman.
Meski demikian, pelatih yang akrab disapa Djanur itu sudah memiliki rancangan di lini pertahanannya. Posisi bek tengah akan diisi oleh duet Andri Muliadi dan M Syaifuddin. Andri tampil cukup bagus pada laga melawan Persib Bandung. Sedangkan Syaifuddin sempat bermain sebagai bek kanan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Karena Syaifuddin kembali ke tengah, maka pos bek kanan dikembalikan ke Abu Rizal Maulana. Abu Rizal sempat tidak tergantikan di posisi itu selama Liga 2 2017 hingga pertengahan kompetisi Liga 1 2018 lalu.
“Saya tidak pesimis karena Abu Rizal juga pernah menjadi pilihan utama. Mudah-mudahan dia bisa kembali lagi,” tegas Djanur. Sementara sektor bek kiri akan diisi oleh Novan Setya Sasongko.
Sementara itu mantan penjaga gawang Persib Bandung, Imam Arief Fadillah berpeluang melakoni debut bersama Persebaya Surabaya. Pasalnya, Imam Arief sudah dipersiapkan tim pelatih untuk menghadapi PS TIRA-Persikabo, Selasa (12/3) sore.
Sejak bergabung dengan Persebaya, Imam Arief memang belum diturunkan pada pertandingan resmi. Ketika berlaga di Piala Indonesia 2018, Persebaya masih mengandalkan Miswar Saputra di bawah mistar.
Miswar juga dimainkan pada pertandingan perdana Piala Presiden 2019. Ia turun selama 90 menit melawan Perseru Serui. Akan tetapi posisi kiper kemudian diserahkan ke Abdul Rohim ketika Persebaya menang melawan Persib Bandung.
“Rohim tidak mengecewakan. Dia membuat banyak penyelamatan. Walaupun ada satu kesalahan terakhir, tetapi saya apresiasi karena dia bermain bagus sebelumnya,” sanjung head coach Persebaya Djadjang Nurdjaman.
Nah, menjelang pertandingan kontra TIRA-Persikabo, Persebaya memberi kode akan memainkan Imam Arief sebagai kiper utama. “Sangat mungkin rotasi (penjaga gawang), karena ketiga-tiganya punya kemampuan yang seimbang,” imbuh Djanur-sapaan akrabnya.
Djanur menegaskan, keputusan akhir mengenai posisi penjaga gawang yang akan turun di laga besok ada di tangan pelatih kiper M. Hadi. “Karena kualitas ketiga-tiganya berimbang, sangat mungkin untuk menurunkan Imam di pertandingan melawan TIRA-Persikabo,” tandasnya.(jpc/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :