Partai Hidup Mati

 
MALANG – Persekam Metro FC akan melakoni laga hidup mati saat menjamu tim tamu PS Sumbawa Barat dalam pertandingan lanjutan grup 7 liga 2 Indonesia di Stadion Kanjuruhan, sore ini. Tuan rumah wajib menang untuk jaga peluang tetap tampil di Liga 2 musim depan. Jika kalah, maka Macan Kumbang bakal digeser PS Sumbawa Barat di posisi zona degradasi.
Untuk itu, pelatih Persekam Metro FC, Siswantoro mengatakan bahwa timnya sudah siap untuk menghadapi pertandingan sore ini. Kondisi fisik serta teknis seluruh pemainnya tidak ada masalah. Mereka dalam performance terbaik dan semuanya siap untuk diturunkan saat melawan PS Sumbawa Barat.
Mantan pemain Arema ini, juga meminta anak asuhnya untuk bisa bermain lepas tanpa beban. Sekaligus terus saling koordinasi yang baik antar pemain. “Kami minta anak-anak untuk bisa melawan diri sendiri saat bertanding. Pemain harus bisa bermain lepas tanpa beban untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” jelas Siswantoro.
Seperti pada pertandingan sebelumnya, Siswantoro juga meminta kepada pemainnya untuk tidak mengambil risiko saat pertandingan. Pemain harus bisa menguasai permainan, baru kemudian membangun serangan dari segala lini untuk bisa mencetak gol dan membawa kemenangan.
“Saya juga meminta kepada pemain depan untuk tidak terburu-buru dalam membangun serangan. Karena selama ini finishing masih lemah, lantaran terburu-buru dan kurang koordinasi,” paparnya. 
Sementara itu, PS Sumbawa Barat datang dengan semangat lebih. Kendati membawa pemain pas-pasan, namun mereka menargetkan curi poin penuh. Apalagi, sebelumnya tim yang berhome base di Mataram NTB ini, baru saja mengalahkan tim kuat Celebest Palu FC.
“Kami datang membawa 15 pemain. Tetapi mental pemain sangat tinggi untuk bisa memenangkan pertandingan besok sore (sore ini, red),” ungkap Mulyadi, asisten pelatih PS Sumbawa Barat, sembari mengatakan bahwa kedatangannya adalah untuk balas dendam atas kekalahan 0-1 di kandang pada putaran pertama lalu.
Ia mengatakan, apapun hasil yang didapat pada pertandingan sore ini tidak menjadi masalah.“Namun sebisa mungkin adalah hasil yang terbaik. Target menang itu pasti. Apalagi kami punya semangat, setelah menang dari Celebest Palu FC di pertandingan sebelumnya,” urainya.
Ambisis tim tamu ini tentu jadi ancaman tersendiri bagi Metro FC yang wajib memenangkan laga sore ini.  Metro FC saat ini bertengger diperingkat lima dari tujuh tim peserta grup 7. Mengemas 11, Metro FC setingkat diatas PS Sumbawa Barat dengan 10 poin. Jika Metro FC menang, maka akan memperpendek jarak dengan PS Badung yang kini diperingkat keempat dengan 15 poin dan sudah 11 kali bertanding.
Tim kebanggaan warga Kabupaten Malang ini, bahkan bisa saja menggeser posisi PS Badung diperingkat empat untuk tetap aman di Liga 2 Indonesia. Syaratnya pada laga terakhir melawan Celebest Palu FC pada 10 September nanti, Andrianto dkk harus merebut poin penuh. Sekalipun bukan pekerjaan mudah, karena Metro FC bermain tandang.
Sekaligus Metro FC juga berharap PS Badung tumbang saat away ke kandang Persigo Semeru FC di pertandingan terakhir. Jika dua laga tersisa ini bisa dimaksimalkan merebut poin penuh, maka poin terakhir Metro FC adalah 17 poin, dan berpeluang tetap bertahan di Liga 2 Indonesia. (agp/bua)

Berita Lainnya :