PSS Lepas El Loco


SLEMAN - PSS Sleman akhirnya resmi melepas striker andalannya musim lalu, Cristian 'El Loco' Gonzales. Hal itu diputuskan lantaran tak ada hasil kesepakatan negosiasi dengan pihak manajemen. Artinya, striker naturalisasi itu tak memperkuat PSS di Liga 1 2019.
Manajer PSS, Retno Sukmawati memastikan tak ada nama El Loco di daftar skuad pemain Super Elang Jawa. ‘’Iya dilepas, begitulah kira-kira,’’ kata Retno, Sabtu (9/2).
Retno mengatakan manajemen sudah cukup lama tak berkomunikasi dengan El Loco. Nasib El Loco saat ini bergabung dengan tim mana tak diketahuinya. ‘’Kami sudah tidak ada komunikasi lagi dengan El Loco,’’ imbuhnya.
El Loco sebelumnya masuk dalam daftar pemain musim lalu yang direkomendasikan oleh tim pelatih. Selama memperkuat PSS, dia berkontribusi besar dengan menyumbangkan 15 gol dan berperan membawa PSS juara Liga 2 2018 sekaligus promosi ke Liga 1 2019.
Sebelum bergabung dengan PSS, El Loco sempat bermain bersama Madura United. Namun kemudian secara mengejutkan memilih untuk berlabuh bersama tim kebanggaan masyarakat Sleman.
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantara sebelumnya mengatakan kualitas El Loco memang masih bagus. Naluri mencetak gol masih tajam. Namun, faktor usia menjadi pertimbangan. ‘’El Loco yang jadi pertimbangan umurnya,’’ ucap Seto.
Sementara itu PSS Sleman kini mengincar striker dari Brasil untuk melengkapi skuadnya musim ini. Selain itu manajemen saat ini juga sedang melakukan negosiasi dengan gelandang bertahan asal Korea Selatan.
Retno mengatakan, tawaran ke penyerang asal Brasil baru disampaikannya pada Sabtu (9/2) pagi. ‘’Suratnya ke agen baru tadi pagi dikirim. Setelah dari agen ke pemain yang bersangkutan. Sampai sekarang belum ada jawaban,’’ katanya.
Striker asal Brasil itu menurutnya sesuai dengan rekomendasi dari tim pelatih. Pemain yang dimaksud, lanjut Retno, juga diketahui belum pernah merasakan kompetisi di Liga Indonesia. ‘’Posisinya striker, belum pernah main di Indonesia,’’ katanya.
Selain legiun asing asal Brasil, manajemen saat ini juga masih negosiasi dengan pemain Korea Selatan. Pemain berposisi gelandang bertahan yang dimaksud juga merupakan rekomendasi dari pelatih.
‘’Kalau yang dari Korea baru rembugan, tapi juga tergantung pelatih. Pelatih maunya seperti apa. Kami dari manajemen tergantung pelatih,’’ imbuh Retno.
Retno juga menyebut, pemain asing asal Mesir yang ikut dalam latihan bersama tim pada Jumat (8/2) lalu tak masuk dalam radar manajemen. Menurutnya, pemain yang diketahui bernama Mido Saad atas inisiatif sendiri ikut latihan.
‘’Kalau yang Mesir itu, kemarin datang sendiri, inisiatif dia sendiri. Makanya saya nggak tahu siapa, rupanya datang sendiri. Tidak masuk radar manajemen,’’ pungkas Retno.(jpc/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :