Robert Kecewa Tanpa Pluim


MAKASSAR – PSM Makassar mulai menunjukkan peningkatan setelah sebelumnya tersendat-sendat dalam perolehan poin. Tiga laga terakhir tren itu mulai ditinggalkan. Mereka mengalahkan Mitra Kukar oleh tunggal Ferdinand Sinaga dimenit ke-83.
Dilanjutkan meraih tiga poin dikandang Persela Lamongan dengan skor 0-1 yang kali ini dicetak oleh Pluim dimenit ke-85. Dan terakhir PSM mencuri 1 poin dari Persija Jakarta dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2- di stadion Patriot, Bekasi, Selasa (15/8/2017).
Dengan total 20 pertandingan yang sudah diselesaikan, tim Laskar Juku Eja asuhan Robert Rene Albert ini menduduki peringkat lima klasemen sementara liga 1 saat ini dengan total perolehan 35 poin. PSM masih harus berjuang menambah poin jika ingin tetap berada di papan atas, apalagi ingin memuncaki klasemen.

Sementara Perseru Serui, lawan tanding hari ini masih terseok-seok untuk meraih kemenangan penuh. Sejauh ini dari 19 pertandingan yang sudah dilakoni di Liga 1, tim berjuluk Kuda Laut Oranye tersebut baru tiga kali merasakan poin penuh. Terakhir angka tersebut didapatkan melalui pertarungan melawan Persib Bandung di Marora, Serui, Sabtu (29/7).

Setelah itu, Perseru melalui tiga pertandingan lagi dan hanya menghasilkan dua kali main imbang dan sekali kalah. Hanya dua poin yang masuk ke kantong klasemen miliknya. Tak heran usahanya tim asuhan Agus Yuwono itu untuk keluar dari zona degradasi yang membelitnya masih tidak bergerak banyak. Saat ini Perseru berada diperingkat 16 klasemen dengan total 16 poin.

Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts, terkesan belum melupakan kegagalan PSM meraih poin penuh saat dijamu Persija Jakarta pada pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (15/7). Hari ini, PSM sudah harus bertanding menjamu Perseru Serui di Makassar.

"Bagi saya, wasit Bonyadifard Mooud telah melakukan 'kejahatan' terhadap PSM. Dia yang membuat kesalahan tapi menghukum pemain," ujar Robert.

Robert merujuk gol Wiljan Pluim ke gawang Persija yang dianulir Bonyadifard. "Anehnya, saat Pluim bertanya, dia langsung mengeluarkan kartu kuning. Saya sarankan wasit itu menjelaskan ke publik apa alasan dia menganulir gol Pluim karena dari rekaman pertandingan, Pluim tidak melakukan pelanggaran apapun," papar Robert.

Robert makin kesal karena kartu kuning itu membuat Pluim tidak bisa tampil saat menjamu Perseru Serui di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Rabu (23/8). Itu karena dia sudah mengantongi dua kartu kuning.

"Sebenarnya ini bukan soal Pluim absen atau tidak. PSM juga pernah tak bisa mainkan dia. Yang saya pertanyakan adalah proses keluarnya kartu itu," tegas Robert.

Robert menambahkan dirinya melakukan protes keras karena ingin melindungi tim asuhannya. "Pluim kena sanksi, saya juga diusir dari lapangan dan bisa saja karena insiden itu, PSM gagal jadi juara di akhir kompetisi ini. Saya bisa saja kehilangan pekerjaan karena keputusan aneh wasit itu," kata Robert.

Terkait dengan penampilan dua pemain anyar PSM, Zulham Zamrun dan Pavel Purishkin, Robert juga memberikan penilain sendiri.

"Zulham harus bekerja keras untuk mengembalikan kondisinya. Sedang Pavel, saya akan memberikan kesempatan buatnya untuk unjuk kemampuan saat PSM melawan Perseru," pungkas Robert mengakhiri pembicaraan. (pre/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :