Sriwijaya FC Janji Bangkit Lagi


PALEMBANG - Setelah terdegradasi ke Liga 2, Sriwijaya FC mencoba mulai bangkit.  Apalagi sebelumnya, tim asal Sumatera Selatan ini mengalami krisis finansial yang berujung terdegradasi dari Liga 1, Laskar Wong Kito mengawali pembenahan dengan perganti direksi.
Susunan pemilik saham Sriwijaya FC juga berganti. Dari sebelumnya mayoritas diukasai Muddai Madang, sekarang beralih ke Herman Deru, Gubernur Sumatra Selatan yang bertindak sebagai individu.
Untuk posisi pelatih, Sriwijaya FC sudah menetapkan Hartono Ruslan sebagai juru taktik. Beberapa pemain mulai dibidik adalah mereka yang pernah menjadi tulang punggung klub dari Palembang ini.
Mereka antara lain Mahyadi Panggabean, Ambrizal, Wijay, Bobby Satria, TA Mushafri, sampai Airlangga Sucipto. Di luar itu Sriwijaya FC juga mengincar pemain yang usianya masuk untuk Liga 2.
Salah satu yang diincar adalah Cristian Gonzales. Pemain uzur itu musim kemarin ikut sukses mengantarkan PSS promosi ke Liga 1.
"Kami sudah menghubungi pihak dari Cristian Gonzales. Sudah mengajukan penawaran, tapi belum dijawab. Masih meminta waktu," kata Rizal Darmawan, Sekretaris Sriwijaya FC.
Sementara itu Kalteng Putra kedatangan empat pemain muka baru. Mereka mulai ikut berlatih dalam pramusim. Keempat pemain itu adalah Elthon Maran, Roni Fatahillah, Antony Putro Nugroho dan Ritus Krjauklis. Nama terakhir adalah pemain dari Latvia.
Kalteng Putra berharap mereka cocok dengan kebutuhan tim. Oleh karena itu keempatnya masih dicoba untuk dipertimbangkan pelatih Gomes De Oliveira.
Pastinya Kalteng Putra masih butuh banyak pemain yang berpengalaman di Liga 1. Hal ini supaya Laskar Isen Mulang tidak hanya menumpang lewat di kompetisi kasta tertinggi.
Sebelum ini Kalteng Putra sudah mendatangkan beberapa pemain muka baru. Mereka antara lain OK John, Gede Sukadana, Ferinando Pahabol, sampai Wasyiat Hasbullah.
Pelatih Gomes De Oliveira diberi tantangan untuk membawa Kalteng Putra ke papan atas Liga 1. Pelatih asal Brasil ini dikontrak satu tahun dengan klausul per enam bulan ada evaluasi.(jpc/lg1/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :