Waktunya Ganyang Malaysia!

 
MALAYSIA - Timnas U-22 Indonesia sukses melaju ke semifinal sepak bola SEA Games 2017, setelah melibat Kamboja dengan skor 2-0, Kamis(24/8) kemarin. Waktunya bagia Timnas untuk mengganyang tuan rumah Malaysia di semifinal yang rencananya digelar Sabtu (26/8) mendatang. Sepanjang 15 kali pertemuan, Indonesia dan Malaysia sama-sama menang tujuh kali, sehingga semifinal SEA Games 2017 ini jadi penentuan siapa yang lebih unggul. Sehingga laga ini bisa dibilang akan sangat menarik. Sebab, selain panas di sepak bola, laga antara Indonesia vs Malaysia merupakan pertaruhan harga diri.Apalagi, pada pertemuan terakhir di Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia takluk tiga gol tanpa balas. Jelas, di semifinal SEA Games 2017, Indonesia wajib menuntaskan dendam.
Indonesia sendiri sudah 15 kali bersua Malaysia pada ajang SEA Games sejak 1977. Hasilnya berimbang, Indonesia menang tujuh kali, sekali imbang, dan tujuh kali kalah.
Saking sengitnya, Indonesia dan Malaysia saling mengalahkan pada adu penalti dalam dua pertemuan terakhir. Indonesia sempat kalah pada partai final SEA Games 2011 melalui drama adu penalti.
Akan tetapi pada 2013 alias dua tahun setelahnya, Indonesia gantian menang melalui adu penalti 4-3. So, laga nanti jelas akan sangat dinantikan bagi masyarakat Indonesia.
Perjuangan Timnas U-22 untuk merebut tiket ke semifinal sendiri juga tak mudah. Timnas U-22 Indonesia sukses mengalahkan Kamboja dua gol tanpa balas di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8). Indonesia lolos ke semifinal dengan status runner-up Grup B.
Sejak awal laga, Garuda Muda sudah tampil spartan. Mereka langsung mencoba mencari gol pertama. Osvaldo Haay sempat mengancam gawang Kamboja melalui sundulannya. Namun, bola masih menyamping dari gawang kiper Keo Soksela.
Pada menit 27, Indonesia kembali nyaris membuka keunggulan. Namun kali ini sepakan Evan Dimas masih melambung tipis di atas mistar.
Indonesia mendapat kesempatan emas setelah unggul jumlah pemain di penhujung laga. Hal ini setelah Chom Pisa mendapat kartu kuning kedua.
Unggul jumlah pemain sukses dimaksimalkan Garuda Muda di paruh kedua. Keputusan Luis Milla memainkan dua penyerang dengan memasukkan Ezra Walian menit 54 berbuah manis.
Dua menit setelah berada di lapangan, Ezra sukses menciptakan gol pembuka. Sentuhan pertamanya sukses memecah kebuntuan Garuda Muda.
Bahkan menit 69, Indonesia kembali menambah gol. Kali ini tendangan indah Febri Haryadi dari luar kotak penalti membuat Garuda Muda unggul 2-0.
Semenit jelang waktu normal berakhir, Marinus nyaris menambah keunggulan. Namun, tendangannya masih melambung meski gawang Kamboja sudah kosong ditinggal kiper.
Hingga peluit panjang, skor 2-0 untuk Indonesia tak berubah. Berkat hasil ini, Indonesia sukses terbang ke semifinal.
Kesuksesan Indonesia sendiri lolos ke semifinal juga tak lepas hasil di laga lain. Sebab, Thailand sukses menghantam Vietnam tiga gol tanpa balas.
Dengan demikian, Indonesia berada di posisi runner-up Grup B dengan 11 poin. Sedangkan Thailand lolos sebagai jawara grup dengan koleksi 13 poin. Vietnam sendiri merosot ke urutan tiga dengan 10 angka.
Sempat teradi keributan pada akhir pertandingan. Karena ulah Marinus yang memegang kemaluan pemain Kamboja. Hasilnya, kedua tim sama-sama panas. Namun yang merugikan untuk Indonesia, Hansamu Yama dan Marinus terkena kartu kuning. Hansamu bisa dipastikan absen pada laga semifinal. Sebab aturan pemutihan kartu kuning hanya berlaku untuk yang mengantongi satu kartu kuning saja.

Berita Lainnya :