Adu Kreasi Bahan Telo dan Kokam


MALANG –  Hari ini, sebanyak 25 tim akan berkreasi terbaik mengikuti Cooking Competition Roadshow yang digelar Dinas Perindustrian Kota Malang bekerjasama dengan Malang Post.  Mereka akan menciptakan kreasi menu dengan bahan Telo dan Kokam di Loka Life Style Supermarket.
Kepala Seksi Industri Makanan dan Minuman, Bidang Agro dan Kimia, Dinas Perindustrian Kota Malang, Suswati mengatakan,  Cooking Competition Roadshow rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Festival Makanan dan Minuman Berbasis Kearifan Lokal.
”Event ini kami gelar mulai 15 Febuari -14 April. Pesertanya ada 25 tim, dengan masing-masing tim 3 orang,’’ kata Suswati kepada Malang Post, kemarin.
Dia mengatakan, seleksi sesi satu telah digelar 15 Febuari lalu di Gedung B Kantor Terpadu, Kota Malang. ”Hari ini seleksi sesi 2, kami gelar di Loka Life Style Supermarket,’’ tambahnya.
Menurutnya, 25 tim ini akan dipilih 10 orang terbaik untuk mengikuti seleksi lanjutan pada 11 Maret mendatang. Puncaknya pada 12-14 April, yaitu Gebyar Festival Produk Makanan dan Minuman. ”Pada kegiatan Gebyar Festival Produk Makanan dan Minuman nanti digelar di Stadion luar Gajayanan (Parkir MOG). Sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang,’’ kata Suswati, yang menyebutkan total hadiah yang disediakan Rp 26 juta.
Ditambahkannya, tak ada syarat untuk bentuk menunya. Tapi yang jelas kreasi yang menarik itulah yang akan dipilih masuk ke babak berikutnya. Lantaran itulah, kepada para peserta, wanita berjilbab ini berpesan kepada peserta untuk menciptakan menu dengan kreasi yang menarik dan sehat tentunya.
”Seluruh menu langsung dinilai. Ada empat juri yang melakukan penilaian, satu dari Dinas Perindustrian kebetulan saya yang ditunjuk, dan tiga juri lainnya mereka adalah chef profesional,’’ tambahnya.
Sementara bahan yang dipilih Kokam, dikatakan Suswati sengaja. Karena kokam merupakan jajanan asli Kota Malang. Namun seiring waktu dan perkembangan zaman, jajanan ini mulai ditinggalkan. Bahkan, saat ini di pasar sangat jarang sekali tempat menjual jajanan ini. ”Kami ingin mengangkat kembali jajanan Kokam ini. Jajanan ini terbuat dari kacang hijau atau kacang  merah. Rasanya sangat enak sekali. Nach besok, peserta berlomba untuk membuat kreasi menu tersebut,’’ tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Subhan mengatakan, Cooking Festival untuk merangsang masyarakat menciptakan menu berbahan dasar bahan-bahan tradisional. ”Pesertanya tidak dibatasi. Tapi umumnya adalah pelaku UMKM yang sudah mendapat pelatihan dari kami,’’ katanya.
Dia pun mengaku kagum dengan para peserta yang sudah menunjukkan kreasinya di seleksi seksi satu. Terlebih, menu-menu yang disajikan peserta semuanya menarik dan enak. ”Besok (hari ini) saya yakin menunya lebih oke lagi,’’ tandasnya.(ira/aim)

Berita Terkait