GATF 2018, Garuda Targetkan Omzet Rp 3 M


MALANG - Setelah sukses di 2017 lalu, Garuda Indonesia Branch Malang kembali menggelar Garuda Travel Fair (GATF). Event yang menggandeng beberapa travel agent tersebut akan diadakan pada 23 Maret hingga 25 Maret 2018  di Malang City Point (MCP).
Manager Sales & Marketing Branch Office Garuda Malang, Muhammad Ardi Kurniadi mengatakan, event ini kembali digelar karena animo masyarakat cukup tinggi pada tahun lalu.
"Tahun ini, kami menggandeng sebanyak 20 travel agent dan 4 booth partner," kata dia kepada Malang Post.
Pada event tersebut, beberapa travel agent akan menawarkan ke berbagai destinasi. Baik destinasi lokal maupun internasional dan berlaku untuk seluruh pernerbangan Garuda Indonesia. Para penumpang bisa mendapatkan harga khusus, sehingga bisa jauh lebih hemat. "Sedangkan untuk penerbangan dari Malang dan Surabaya, akan ada super saving. Sehingga, bisa jauh lebih hemat, " papar dia.
Pada kesempatan tersebut, Ardi melanjutkan, pihaknya menargetkan adanya transaksi hingga Rp 3 miliar selama event berlangsung. "Kami optimis bisa capai target. Tahun lalu, kami menargetkan sebesar Rp 2 miliar. Realisasinya Rp 2,8 miliar," ujar dia.
Dengan tingginya animo dan juga kesadaran masyarakat terkait travel fair, pihaknya mengaku optimis bisa meningkatkan jumlah pengunjung dan konsep yang lebih menarik.
"Untuk harga yang dibanderol, masih menyusul. Kami berharap, pelaksanaan event tahun ini lebih baik lagi dengan jumlah sales yang lebih tinggi. Selain itu, kami berharap jumlah pengunjung yang meningkat, dan untuk acaranya juga lebih baik lagi," tukas Ardi.
Selain itu, ajang tersebut juga merupakan upaya untuk promosi Kota Malang. Apalagi, hampir seluruh masyarakat yang berasal dari beberapa daerah lain sering mendatangi Kota Malang sehingga memunculkan potensi peningkatan traffic. "Oleh karena itu, Garuda Indonesia menjembatani potensi tersebut dengan menyediakan akomodasi melalui perjalanan udara. Salah satunya dengan mengadakan GATF ini sebagai upaya untuk generate traveler, baik yang datang maupun keluar Kota Malang," pungkas dia. (tea/oci)

Berita Terkait