Angkat Ontbijtkoek Sebagai Oleh-oleh Khas Malang


MALANG – Ramainya bisnis kue artis kekinian di Kota Malang tak membuat Istana Kue gentar. Justru persaingan yang semakin ketat membuat Istana Kue kian kreatif menciptakan produk. Seperti yang dilakukan pada 2018 ini, dengan menghadirkan inovasi berupa kue tempo dulu, Ontbijtkoek.
Kue yang sering disebut sebagai roti rempah dari negeri kincir angin Belanda ini biasanya dinikmati saat sarapan pagi. Saat menyantap Ontbijtkoek, ditemani kopi hangat atau teh hangat. “Kue Ontbijtkoek memiliki citra rasa perpaduan gurih dan sedikit rasa manis plus aroma kayu manis. Dengan rasa yang istimewa, Ontbijtkoek sangat nikmat disantap di pagi hari sembari menikmati teh maupun kopi,” ujar Owner Istana Kue, Nico Wibowo.
Selain menyasar masyarakat Malang sendiri, Nico menghadirkan Ontbijtkoek di Istana Kue juga membidik wisatawan yang berkunjung ke kota dingin ini. Tak hanya wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan dari Eropa yang sering sambang ke Malang untuk bernostalgia di beberapa spot peninggalan zaman kolonial Belanda.
“Untuk harga, kami menawarkan banderol yang sangat terjangkau, yakni Rp 35 ribu per kotak. Dengan harga yang sangat terjangkau, kami berharap Ontbijtkoek bisa menjadi pilihan oleh-oleh khas dari Malang,” sambungnya.
Selain menghadirkan Ontbijtkoek, toko kue yang berdiri sejak 17 tahun lalu tersebut menyajikan beragam jajanan favorit masyarakat, antara lain Brownie, Spiku, Roll Cake dan Tart. Sejak berdiri, Istana Kue konsisten menyajikan beragam produk tanpa menggunakan bahan pengawet serta mengandalkan kualitas, rasa dan harga terjangkau. Tak heran jika saat ini Istana Kue terus dicintai pelanggannya.
Saat ini, Istana Kue memiliki tiga cabang yang siap melayani pesanan pelanggan, yakni di Ruko Panglima Sudirman Kavling 20, Jalan Pasar Besar No 62, Jalan LA Sucipto No 1. (ae1/nda)

Berita Terkait