Peningkatan DPK Bank BCA Cukup Signifikan


MALANG – Pertumbuhan ekonomi di Kota Malang yang cukup signifikan berpengaruh pada pertumbuhan kinerja perbankan. Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono mengatakan, berbagai perkembangan pendidikan, hotel, pariwisata, mal, rumah makan, perdagangan, dan perumahan, mempengaruhi beberapa sektor dari kinerja perbankan.
Terjadi peningkatan dari sector Dana Pihak Ketiga (DPK) yang cukup signifikan.
”Terjadi peningkatan dana sebesar Rp 10,88 triliun atau sekitar 63,66 persen dari Rp 17,09 triliun pada 2012 menjadi Rp 27,97 triliun di Oktober 2017,” tegas Armand.
Selain DPK menurutnya, peningkatan juga terjadi pada realisasi kredit. Hal tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup bagus juga. “Untuk realisasi kredit, peningkatannya sebesar Rp 6,92 triliun atau sekitar 68,98 persen dari Rp 10,03 triliun pada akhir 2012 menjadi Rp 16,95 triliun di Oktober 2017,” kata dia.
Kepala OJK Malang Widodo membenarkan hal tersebut. Total DPK di wilayah Malang pada tahun 2017 lalu mengalami pertumbuhan dibanding tahun 2016. Pada tahun 2017 mencapai angka Rp 61,4 triliun, sedangkan pada 2016, ada di angka Rp 54,3 triliun atau naik sebesar 12 persen. Sementara, dana yang disalurkan untuk kredit dari LDR sebesar Rp 42,5 triliun. “Kami berharap, rasio LDR ada di atas 80 sampai 90 persen,” kata dia.
Sementara itu, Widodo mengatakan, untuk Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di prosentase 69,3 persen pada tahun 2017. Sedangkan pada 2016, ada di 72,2 persen. “Artinya kredit turun dibanding Dana Pihak Ketiga (DPK). Kalau prosentase di bawah 100 persen, artinya DPK-nya dihimpun," ujar dia.
Menurutnya, daya serap sektoral kurang. Apalagi, dana yang dihimpun di Malang tidak semua disalurkan untuk kredit di Malang, tapi keluar. Artinya, bank kurang aktif dan sektor riil kurang aktif. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar perbankan juga banyak berkontribusi untuk percepatan pembangunan di wilayah Malang agar dana tersebut bisa kembali masuk ke Malang. ”Bisa dengan membiayai sektor riil di Malang,” tandas dia.(tea/aim)

Berita Terkait