MCF Luncurkan Aplikasi untuk Pelaku Industri Kreatif

MALANG – Mendukung perannya sebagai wadah bagi para pelaku industri kreatif di Kota Malang, Malang Creative Fusion (MCF) akan meluncurkan aplikasi yang berisi data pelaku usaha.
Ketua Umum MCF, Vicky Arif, mengatakan aplikasi tersebut saat ini sudah bisa digunakan dan dioperasikan. Dalam aplikasi tersebut, ada beberapa sistem informasi untuk para pelaku industri kreatif. “Para pelaku industri kreatif bisa saling berdiskusi dalam aplikasi ini. Selain itu, mereka juga bisa saling bertukar ide, bahkan bisa melakukan kolaborasi,” lanjut dia.
Lebih lanjut, ia menerangkan aplikasi tersebut merupakan satu-satunya aplikasi untuk para pelaku industri kreatif. “Kalau di daerah, memang hanya Kota Malang yang punya,” imbuh dia.
Vicky menambahkan, di Kota Malang MCF sudah membagi industri kreatif ke dalam 16 sektor. Setelah dilakukan pemetaan, ada tiga besar indutri yang menjadi fokus utama. “Di antaranya adalah kuliner, film animasi dan videografi serta aplikasi dan games,” kata dia.
Untuk membangun kolaborasi antar pelaku usaha tersebut bukanlah hal yang mudah. “Dalam membangun trust, komunikasi dan pemerintah butuh penanganan khusus. MCF membangun kepercayaan kepada komunitas para pelaku usaha. Sedangkan dari segi pemerintah, beberapa elemen SKPD juga harus berkolaborasi. Baru kita juga bisa kompak bangun sinergi,” jelas dia.
Oleh karena itu, dengan kehadiran aplikasi tersebut bisa menjalin kepercayaan dan komunikasi. Selain dengan antar pelaku usaha, juga dengan beberapa stakeholder yang ada. “Semoga dengan adanya aplikasi ini, semua ide bisa tercurahkan dan bisa ditampung dengan baik. Mari sama-sama membangun Kota Malang yang kreatif dan inovatif,” tegas dia.(mg16/nda)
 

Berita Terkait