Hotel Tugu Sajikan Gandrung Sewu


MALANG – Indonesia Cultural Dining Seri 30 yang digelar Hotel Tugu Malang pada bulan Maret ini akan mengusung tari Gandrung Sewu. Event bulanan yang digelar setiap tanggal 15 ini sengaja mengangkat judul tersebut untuk memperkaya wawasan kebudayaan daerah para tamu.
Guest Relation Hotel Tugu Malang, Richard mengatakan, Gandrung Sewu merupakan salah satu tarian tradisional Banyuwangi yang menceritakan kisah kuno masyarakat Blambangan. “Tarian Gandrung Banyuwangi ini dibawakan sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat setiap selesai panen. Gandrung sendiri merupakan seni pertunjukan yang disajikan dengan iringan musik khas, yakni Gamelan Osing,” terang dia kepada Malang Post.
Menurutnya, kata Gandrung diartikan sebagai terpesonanya masyarakat Blambangan yang agraris kepada Dewi Sri sebagai Dewi Padi yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat di ujung timur pulau Jawa ini.
Tidak hanya tarian Gandrung Banyuwangi yang akan disajikan, ada juga tambahan pertunjukan Gamelan Jawa lengkap berikut seorang sinden yang akan melantunkan tembang tembang lagu Jawa. “Gamelan Jawa ini mencerminkan keselarasan dalam hidup. Sebagaimana prinsip hidup yang dianut pada umumnya oleh masyarakat Jawa. Pertunjukan tersebut akan kami adakan di Ruang Tirtagangga Hotel Tugu Malang,” lanjutnya.
Manager Hotel Tugu Malang, Crescentia Harividyanti menambahkan, Hotel Tugu juga memberikan apresiasi kepada para tamu setianya. Pada 17 Maret 2018 mendatang, bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, pihaknya juga mengadakan promo. “Kami memberikan pilihan kepada wisatawan yang datang dari Bali. Ketika nyepi, di sana sepi. Sehingga, kami memberikan pilihan aktivitas untuk berlibur di Malang,” kata dia.
Promo tersebut merupakan paket harga kamar yang mendapatkan fasilitas breakfast, spa hingga paket tour ke Bromo. “Bagi para wisatawan yang ingin pergi ke Bromo, bisa kami arrange-kan. Paketnya bayar sendiri. Harganya cukup terjangkau,” imbuh dia.
Sejauh ini, untuk okupansi tanggal 17 Maret sudah sekitar 40 persen. “Tanggal 18 Maret 2018 harganya sudah mulai normal. Namun okupansi kami hingga akhir bulan nanti fully booked,” tandas dia. (tea/nda)

Berita Terkait