Tampung Eks Sampah Masyarakat


MALANG - Bisnis properti memang tak pernah kehilangan peminatnya. Perkembangan Kota Malang yang begitu pesat dalam hal pariwisata membuat banyak pendatang yang ingin menetap ataupun sekedar mengunjungi Kota Malang. Kesempatan ini tentu tak disia-siakan oleh berbagai pihak, tak terkecuali oleh Owner Omah Klakon dan Omah Sulaiman, R Djoni Sudjatmoko.
"Awal terjun di bisnis properti pada tahun 1996, saya diberi uang oleh mertua untuk membeli rumah, namun ternyata belum cukup untuk membeli rumah di Jakarta. Akhirnya saya pakai untuk membeli tanah di daerah Kota Wisata Cibubur, kemudian dijual kembali. Dari situlah terkumpul modal saya untuk membeli beberapa tanah yang kecil-kecil, supaya lebih liquid untuk dijual kembali," ungkap Djoni kepada Malang Post.
Seiring berjalannya waktu, bisnis tersebut kini justru berkembang menjadi bisnis perumahan cluster. Di samping kesempatan bisnis properti di Kota Malang dan Batu yang begitu menjanjikan, Djoni juga ingin lebih banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Ketika jual beli tanah, manfaat yang didapatkan banyak untuk diri saya sendiri. Akhirnya saya mencoba untuk mengajak orang bekerja merenovasi rumah untuk dibangun dan dijual kembali. Saya merasa cocok. Kemudian tahun 2012 mulai membuat cluster perumahan Omah Klakon dengan memberdayakan dan bekerjasama dengan fasilitator kelurahan di lingkungan saya," jelas pria kelahiran 24 Agustus 1971 ini.
Melalui bisnis tersebut, Djoni juga tergerak untuk memberdayakan masyarakat di lingkungannya dengan memberikan pekerjaan yang kontinyu. "Semua pekerjaan di sini tidak saya borongkan. Saya memberanikan diri untuk menampung eks ‘sampah masyarakat’ di lingkungan saya yang punya keinginan untuk berubah dengan membina, memberi pekerjaan rutin. Di samping itu saya juga membuat komunitas di luar kerja supaya lebih terarah seperti halnya pengajian," tutur Djoni.
Ke depan, ia tidak terlalu berkonsentrasi kepada untung yang besar tapi lebih kepada siapa yang bekerja di tempatnya bisa mendapat penghasilan yang rutin. “Sehingga kami memikirkan untuk terus dapat membuka lahan baru. Karena bagi saya, yang terpenting, bisnis harus terus berjalan dan supplier serta user dapat memperoleh manfaat dan tentunya kepuasan. Karena kepuasan mereka adalah doa bagi kami," tutup Djoni kepada Malang Post. (ae6/nda)

Berita Terkait