Reliance Life Bidik Koperasi dan UKM


MALANG-Kantor Perwakilan Reliance Life Malang resmi dibuka pada Minggu (25/3) kemarin. Bertempat di Jalan Guntur 19 Malang, kantor asuransi tersebut merupakan kantor perwakilan asuransi yang ada di Kota Malang. Nantinya, Reliance Life akan menawarkan brbagai macam produk asuransi dengan membidik pasar menengah ke bawah.
Direktur Utama PT. Asuransi Jiwa Reliance Indonesia, Prihantoro mengatakan, Reliance Life merupakan jasa asuransi di bawah naungan PT. Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (AJRI) dan merupakan anak perusahaan dari Reliance Capital Management. "Untuk kantor asuransi, ini pertama kalinya yang ada di Malang," kata Prihantoro.
Reliance Life, lanjut dia, membidik pasar menengah ke bawah untuk asuransinya. Selain itu, juga membidik industri kecil dan koperasi. "Sehingga, membuka kantor perwakilan di Malang cukup tepat. Mengingat, potensi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Malang cukup tinggi. Selain itu, kami juga akan membidik koperasi dan industri kecil lainnya," papar dia.
Sementara itu, Kepala Regional Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Fanzah Priyo Alrinto menerangkan, pihaknya juga akan mengcover kredit perbankan. "Reliance Life lebih menjurus kepada komunitas dan institusi kecil. Perorangan juga bisa," beber dia.
Lebih lanjut, Fanzah menjelaskan, pihaknya memiliki beberapa produk asuransi yang akan ditawarkan. Seperti Reliance Credit Life (RCL) yang akan mengcover kredit perbankan, Reliance Turn Life (RTL) yang akan mengcover asuransi  jiwa dalam jangka waktu tertentu, umumnya selama satu tahun. "Asuransi ini mengcover kematian, baik meninggal karena kecelakaan atau karena sakit," lanjut dia.
 Pihaknya juga memiliki produk asuransi yang akan membenahi kebutuhan perekonomian masyarakat, yakni Endowment. "Uang premi yang dibayarkan dalam jangka waktu satu hingga lima tahun akan dikembalikan dalam bentuk investasi," tambahnya.
Pihaknya juga menawarkan berbagai macam premi. Umumnya, tergantung dari permintaan dari calon nasabah. "Kami menyediakan premi mulai Rp 10 ribu per tahun. Nantinya, uang hasil asuransi yang didapatkan senilai Rp 1 juta jika terjadi sesuatu (kematian). Sementara, untuk yang membayarkan premi Rp 250 ribu, uang hasil asuransinya sekitar Rp 25 juta," kata dia.
Nantinya, pihaknya juga akan mengupayakan literasi pengetahuan asuransi di Kota Malang untuk pasar menengah ke bawah. Mengingat, pada tahun 2017 tingkat literasi masyarakat tentang produk asuransi masih di angka 5 persen.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto menuturkan, masyarakat Kota Malang memang memerlukan pembiayaan keuangan di bidang asuransi. Saat ini, sudah ada sekitar 28 pasar yang berada di bawah komandonya dengan jumlah ribuan pedagang. "Kalau akan melakukan sosialisasi terkait asuransi, kami siap membantu untuk memfasilitasi," terang mantan Kadishub Kota Malang ini.
Pihaknya berharap, kehadiran Reliance Life bisa memberikan warna baru di dunia lembaga pembiayaan. Sehingga, segala sosialisasi yang akan dilakukan Reliance Life bisa optimal. "Sehingga kesadaran masyarakat tumbuh dan bisa menjadi nasabah asuransi dan rajin membayar premi," tandas dia. (tea/aim)

Berita Terkait