Pasar Malam Taman Indie, Sajikan Suasana Khas Malang Tempo Doeloe


MALANG – Turut meramaikan HUT ke-104 Kota Malang, Taman Indie Resto menghadirkan Pasar Malam Taman Indie, 9-20 April. Selama 10 hari, event tersebut digelar di halaman Taman Indie Resto, setiap Senin sampai Jumat, dari jam 17.00 hingga 22.00. Nantinya, acara tersebut bakal menjadi agenda rutin Taman Indie Resto untuk memanjakan para pelanggan setianya.
Ketika datang, para tamu langsung disambut dengan suasana khas ala Malang Tempo Doeleoe. Para pengunjung duduk di tengah meja bernuansa tradisional dengan sajian musik klasik. Sebanyak 10 stand berjejer di sekitar Pasar Malam, mulai dari mainan, makanan tradisional dan masakan khas Taman Indie. Dengan suasana yang istimewa, tak heran baru satu jam dibuka, puluhan tamu memadati venue.
GM Araya Golf, Mohammad Arwan mengatakan, ajang tersebut diadakan Taman Indie Resto selain untuk memberikan pilihan baru bagi para pelanggannya, sekaligus juga memberikan warna untuk merayakan HUT ke-104 Kota Malang.
“Dalam Pasar Malam ini, kami menyediakan beberapa menu pilihan dari Taman Indie Resto. Selain itu, ada juga beberapa jajanan tradisional khas Malang. Tak ketinggalan, mainan anak-anak tradisional juga dijual di sini,” terang dia ketika ditemui Malang Post.
Setiap tamu yang datang, cukup membayar Rp 50 ribu dengan menukar uang mainan yang akan digunakakn untuk belanja di dalam. Nilai Rp 50 ribu tersebut akan ditukar uang mainan pecahan Rp 5 ribuan, Rp 10 ribuan dan Rp 20 ribuan. "Hal ini yang membedakan Pasar Malam Taman Indie dengan yang lain. Cara pembayarannya unik," kata dia.
Arwan melanjutkan, harga makanan dan mainan yang ada di sini dibanderol mulai Rp 5.000 hingga Rp 30 ribuan. “Ini merupakan pilihan baru yang kami sajikan bagi para pelanggan. Ketika datang ke sini, ada Taman Indie Resto, Bataputi Cafe dan Pasar Malam. Goalnya adalah semakin banyak pengunjung yang datang ke Araya,” tandas dia.
Arwan menambahkan, pihaknya membidik target pasar seluruh kalangan yang ingin menikmati suasana khas tempo dulu. “Mulai dari kalangan anak muda hingga keluarga bisa menikmati suasana di sini. Hiburan baru juga untuk warga sekitar Araya,” pungkas dia. (tea/nda)