Warung Ening Eco, Andalkan Rawon Manalagi Tanpa Lemak


MALANG – Menikmati kuliner dari Jawa Timur tak lengkap jika tidak mencicipi menu rawon. Ya, hidangan berwarna pekat ini merupakan salah satu sajian yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Jika Anda ingin menikmati kelezatan rawon yang sesungguhnya, warung Ening Eco bisa jadi jujugan.
Warung yang berdiri pada 11 April 2012 ini awalnya berada di daerah Candi Panggung, kemudian pindah ke pujasera Kafe Bogor. Pada tahun 2013 Ening Eco pindah ke Jalan Raya Cengger Ayam 01 Kav 01, sebelah utara Pondok Al-Hikam atau di sebelah timur kantor Kecamatan Lowokwaru, hingga sekarang.
Owner Ening Eco, Rita Rahmawati mengatakan rawon yang disajikan di tempatnya berbeda dengan rawon lainnya. Di Ening Eco, rawon yang dihadirkan adalah rawon manalagi tanpa lemak.  
“Rawon pada umumnya adalah sup kuah hitam yang dipadu dengan daging sapi berlemak. Di sini, kami menyajikannya berbeda, yakni rawon tanpa lemak dan tanpa micin dengan tujuan memberikan solusi bagi para konsumen agar tidak perlu khawatir akan lemak tinggi dan kolesterol. Karena itu rawon manalagi merupakan satu-satunya rawon daging tanpa lemak dan tanpa micin,” ungkapnya.
Rita sangat sangat teliti dalam memilih daging yang berkualitas agar masakannya tetap terjaga. Selain menjaga kualitas, ia juga memberikan porsi yang cukup banyak. Setiap 1 kilo daging biasanya untuk 20 porsi rawon.
Dalam satu porsi rawon dilengkapi juga dengan telor asin, paru, tempe. Datu porsi rawon ini dibanderol dengan harga Rp 15 ribu.
Selain rawon, di Ening Eco juga disajikan menu Nasi Krawu daging khas Ening Eco. Menu ini dilengkapi dengan daging suwir, korek tempe, sambel dan krupuk. Dalam penyajiannya, nasi krawu ini dihidangkan di piring yang terbuat dari rotan dan ditaburi osek daging serta. Dalam satu porsi nasi krawu daging dipatok seharga Rp13 ribu.
Warung Ening Eco juga menerima pesanan tumpeng, nasi kotak, prasmanan acara pernikahan maupun acara khitanan dan aqiqoh. Warung Ening Eco sendiri selama ini sudah menjadi langganan dari beberapa sekolah dan perkantoran, seperti MIN, MAN 3 Malang, UB, UMM, BRI dan Departemen Sosial.
“Nasi tumpeng untuk 15 orang dengan lauk daging harganya Rp 350 ribu. Sedangkan lauk ayam seharga Rp 250 ribu. Pemesanan mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00. Untuk pemesanan nasi kotak di atas 10 box, bisa dilakukan dua hari sebelumnya,” pungkas Rita. (mp1/nda)

Berita Terkait