magista scarpe da calcio Lapis Panggang Malang by Rezzen Bidik Mahasiswa


Lapis Panggang Malang by Rezzen Bidik Mahasiswa


MALANG - Satu lagi jajanan yang cocok untuk dijadikan sebagai oleh-oleh asal Malang. Oleh-oleh yang dilabeli dengan nama Lapis Panggang Malang by Rezzen ini mengkreasikan kue lapis asli nusantara dengan beragam varian rasa.
Konsep kue lapis ini berbeda dengan kue lapis pada umumnya. Jika lazimnya kue lapis dimasak dengan metode kukus, sesuai namanya kue lapis ini dimasak dengan menggunakan cara dipanggang. Hal inilah yang menjadi modal utama Lapis Panggang Malang by Rezzen untuk merebut hati pecinta kuliner di Indonesia.
Owner Lapis Panggang by Rezzen, Paramita Aditya Putri, mengatakan, dengan metode panggang tersebut tekstur dan rasa kue lapis dapat lebih terasa dan lebih lembut dan kenyal. "Sejauh ini, di Malang masih kami saja yang menggunakan konsep panggang ini. Jadi kami merupakan yang pertama dan satu-satunya yang mengkreasikan kue lapis dengan cara dipanggang," ujar Mita, sapaan akrabnya.
Terdapat enam varian rasa yang ditawarkan dengan beberapa perpaduan bahan yang menarik, yaitu duren keju, cappucino coklat, blueberry coklat, green tea, coklat oreo dan messes pandan. Varian rasa ini tentu menarik minat banyak kalangan, terutama kalangan muda-mudi atau mahasiswa karena selain masalah rasa yang menggoda ternyata harga yang diberikan pun sangat terjangkau dan sesuai dengan kantong.
Lapis Panggang Malang by Rezzen yang berlokasi di Jalan Mertojoyo K2 Merjosari ini menjual kue lapisnya dengan rentang harga Rp 17 ribu sampai Rp 25 ribu saja.
"Memang kami target pasarnya mahasiswa dan ibu-ibu. Jadi soal harga, kami tidak mematok harga yang tinggi. Bahkan disini kami berikan tester gratis bagi konsumen yang ingin mencoba terlebih dahulu," ungkap Mita.
Untuk produk, bahan dan proses pembuatan kue lapis tersebut Mita juga berani menjaminnya. Selain halal, pembuatan kue lapis miliknya juga tanpa diberikan tambahan zat pengawet. Tujuannya, Mita berharap masyarakat lebih mengenal kue lapisnya yang merupakan kue asli dari nusantara dan memiliki ciri khas unik dengan konsep kue lapis panggang.
"Kue lapis ini kan memang asli dari nusantara, jadi kita berharap kue ini bisa menjadi primadona kembali di tengah masyarakat. Khususnya yang menginginkan oleh-oleh dengan konsep yang unik atau berbeda ini," kata Mita. (yan/sir/nda)

Berita Terkait

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top