Dongkrak Penjualan, Permata Jingga Adakan Open House


 
MALANG - Upaya meningkatkan penjualan, Permata Jingga menggelar open house bertajuk ‘Sunday Playday’. Selain melakukan open house, ada juga fashion, show, cooking class hingga playground. Melalui acara ini, pihak Permata Jingga ingin memberitahukan bahwa masih ada lahan kosong yang bisa dibuat untuk investasi.
Suasana lapangan West Area pada Minggu pagi sangat ramai. Sebanyak 10 tenant makanan disediakan untuk memeriahkan suasana. Ada juga playground yang memanjakan anak-anak. Kemudian, ada panggung digunakan fashion show, cooking class dan beauty class. Selain itu, pada acara tersebut juga membagikan beberapa doorproze serta mengadakan games yang diposting melalui media sosial.
Media Relation Permata Jingga Malang, Aldeline Nolita Devia mengatakan, pada serangkaian open house ini, para pengunjung yang berjumlah sekitar 300 orang dipersilahkan melihat-lihat rumah contoh yang sudah disediakan.
“Kami menyediakan tiga tipe rumah contoh, mulai dari Imara, The Kara dan Cordoba. Cordoba merupahan hot item kami, karena memiliki arsitektur khas Timur Tengah dan Eropa,” terang dia ketika ditemui Malang Post, kemarin.
Untuk Imara, tipe rumah yang tersedia mulai dari tipe 90 dan tipe 92. Saat ini, sudah tersisa dua unit dari total 10 unit yang tersedia. Kemudian untuk The Kara, rumah yang disediakan mulai tipe 112, tipe 114, tipe 130, tipe 134 dan tipe 155. Saat ini, tersisa sekitar 12 unit dari total lebih dari 40 unit yang tersedia. Sementara untuk Cordoba, tipe yang tersedia mulai dari tipe 291, tipe 318 dan tipe 255.
“Melalui acara ini, kami juga ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa kami masih memiliki lahan. Sehingga, orang-orang masih bisa berinvestai disini,” kata dia.
Selain itu, pihaknya memberikan pengalaman kepada masyarakat yang hadir bahwa Permata Jingga merupakan perumahan dengan suasana islami. Pada perumahan tersebut, terdapat Masjid. Sehingga, diharapkan dengan adanya open house ini bisa mendongkrak penjualan.
“Ketika kita buka Grand Permata Jingga yang ada di kawasan Sawojajar, orang-orang berpikir kalau disini lahannya sudah habis, padahal masih tersedia,” beber dia.
Wanita yang akrab disapa Adel tersebut menambahkan, sekitar akhir tahun 2018 nanti, pihaknya akan menambahkan cluster baru.
“Sekitar akhir tahun 2018 nanti, di Permata Jingga Soekarno-Hatta akan kami buka cluster baru. Kami masih belum bisa berikan bocoran. Tunggu saja,” tandas dia. (tea/udi)

Berita Terkait