EF Sawojajar Ajak Belajar Bahasa Inggris Sejak Dini


MALANG - Memasuki era globalisasi ini, Bahasa Inggris tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang asing bagi pelajar di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi yang menuntut kebutuhan untuk dapat menguasai Bahasa Inggris, kurikulum di dunia pendidikan mulai mengalami perubahan.
Bahasa Inggris kini sudah diperkenalkan kepada siswa yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak atau bahkan play group walau konteks pembelajarannya masih belajar sambil bermain. Hal ini tentu tak disia-siakan oleh English First (EF), salah satu lembaga pendidikan Bahasa Inggris terbesar di Indonesia.
Dengan tema ‘Multiple Benefits of Teaching Your Children Multiple Language', (EF) cabang Sawojajar memberikan edukasi dan informasi kepada orang tua yang dikemas dalam bentuk mini talkshow yang menarik.
“Sesi sharing seperti ini memang secara rutin kami adakan, namun sesuai dengan kebutuhan. Talkshow hari ini tujuannya lebih ingin memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya belajar Bahasa Inggris bagi anak-anak di usia dini. Selain itu kami juga ingin sharing dengan orang tua supaya mereka tahu apa yang dilakukan kami disini untuk putra dan putrinya sekaligus kami check apakah sudah sesuai dengan SOP. Ya, ini salah satu bentuk service kami kepada para orang tua,” ungkap Regional Director English First (EF), Elisabeth Maria Siburian, kepada Malang Post, kemarin.
Melalui talkshow tersebut, Elisabeth juga mengungkapkan beberapa keuntungan belajar bahasa inggris di usia dini, bahkan mulai usia 3 tahun. “Sebenarnya lebih karena banyaknya permintaan dari orang tua hingga pada akhirnya kami buka program untuk anak usia 3 tahun. Namun, pada kenyataannya memang anak di usia 3-5 tahun itu sangat sensitif terhadap sinyal wicara. Mereka dapat lebih mudah menyerap dan juga mengimitasi. Jadi sangat baik kalau untuk memulai belajar bahasa. Berawal dari itu juga kami sedang merumuskan program baby genius untuk bayi usia 0-2 tahun,” tutur wanita kelahiran tahun 1974 ini.
“Harapan ke depannya melalui kegiatan seperti ini, selain untuk edukasi, orang tua juga dapat semakin mengenal EF cabang Sawojajar. Hubungan antara kami dan orang tua juga semakin baik. Komplain-komplain yang ada juga bisa langsung disampaikan sehingga bisa kami jadikan evaluasi untuk manajemen,” tutup Elisabeth. (ae6/nda)

Berita Terkait