Tarik Pengunjung, Warung Rindu Gelontor Event


 
MALANG - Sejak berpindah tempat pada 3 Agustus 2017 lalu, Warung Rindu terus melakukan berbagai usaha dan promosi untuk mengenalkan tempat barunya tersebut. Hanya berjarak 50 meter dari lokasi awal, konsep yang dimiliki tidak jauh berbeda dengan yang lama. 
Untuk memperkenalkan tempat baru dan bersaing dengan para kompetitor yang lain, Warung Rindu mengaku mempunyai trik tersendiri.
“Kami mengadakan berbagai event untuk menarik pengunjung,” kata Marketing Communication FNA Group, Ika Sofia pada Malang Post.
Salah satu event yang diadakan oleh Warung Rindu adalah dengan mendatangkan Chef Farah Quinn pada Rabu (9/8) lalu.
“Farah Quinn melakukan merger dengan FNA. Oleh karena itu, kami menawarkan tempat untuk melakukan launching di sini. Dengan adanya event ini, kami berharap ada peningkatan pengunjung dan penjualan sebesar 50 persen. Event ini juga diharapkan mampu memperkenalkan tempat baru kami kepada pelanggan,” beber ibu satu anak ini.
Ika melanjutkan pihaknya masih mengandalkan produk andalan mereka yang berupa Nasi Bancakan dengan harga Rp 70 ribu-Rp 120 ribu untuk dua orang atau lebih.
“Konsepnya tetap untuk family dan grup, karena menu andalan kami adalah nasi bancakan. Jadi, orang datang ke sini selalu beramai-ramai,” papar dia.
Ada beberapa menu paketan yang ditawarkan, di antaranya Paketan Rindu Setengah Mati, Rindu Menggelora, Rindu Syahdu, Terlilit Rindu dan Tertumpuk Rindu.
“Isinya adalah nasi yang dipadu dengan lauk pauk tradisional dan juga sambal. Mulai dari ayam goreng, ikan pindang, tempe bacem dan makanan tradisional khas lainnya. Menu kami sedikit berbeda dari yang lain. Ini merupakan cara kami untuk mengajak pengunjung untuk kembali ke menu tradisional,” terang dia.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan, dalam satu hari mereka bisa mengeluarkan sebanyak 500 paket bancakan.
“Itu ketika weekdays, jika diitung per pack, sekitar 1000 lebih. Kalau weekend, bisa dua kali lipat,” tukas dia. (mg16/nda) 

Berita Terkait