Tandai Tahun Kedua, Social Palace Santuni 125 Yatim Piatu


MALANG – Menandai tahun keduanya, Social Palace Coffee, Tea and Dessert menggelar pengajian dan santunan yatim piatu, Senin (21/5). Acara ini mengundang 125 anak yatim piatu dari lima panti asuhan di Malang, serta dihadiri mitra kerja dan rekanan dari berbagai kalangan.
Owner Social Palace, Arie Aripin mengatakan, acara yang digagasnya ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan, terutama kepada anak-anak yatim piatu. Pihaknya juga siap memfasilitasi para rekanan untuk berbagi dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan.
“Hari ini kami memberikan contoh kepada rekanan dan mitra kerja dengan harapan di hari-hari selanjutnya mereka juga bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dan orang-orang yang kurang beruntung. Kami juga siap memfasilitasi, antara lain dengan mendatangkan ustadz untuk memberikan tauziah setiap hari di Social Palace,” terangnya.
Arie melanjutkan, pihaknya juga memanfaatkan momentum ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus merapatkan barisan untuk bersama-sama menjaga Kota Malang agar tetap kondusif di kemudian hari. Hadir dalam acara ini Pimpinan Cabang Bank Mandiri Wahid Hasyim Yusuf Usamah SL, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang Novianto Sulastono, Dirut Malang Post H Juniarno D Purwanto, tokoh pengusaha, tokoh masyarakat dan tokoh pemerintahan.
“Intinya, kita masyarakat Malang dari berbagai elemen harus bersama-sama merapatkan barisan agar Kota Malang ini tetap kondiusif. Tidak boleh goyah jika ada gangguan. Dan yang terpenting, seluruh lapisan masyarakat, pengusaha dan para tokoh memiliki welas asih,” pungkasnya.
Salah satu rekanan Social Palace, Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Malang Wahid Hasyim ikut memberikan santunan dalam acara ini. Santunan yang diberikan dalam bentuk e-money kepada panti asuhan ini merupakan spontanitas karyawan.
“Saat diundang dalam kegiatan ini, kami langsung inisiatif mengumpulkan sumbangan dari karyawan. Dan Alhamdulillah, kami bisa ikut berpartisipasi memberikan santunan, khususnya kepada pengurus panti asuhan. Pemberian santunan dalam bentuk e-money ini juga sekaligus untuk memberikan edukasi terkait dengan Gerakan Nasional Non tunai (GNNT) yang saat ini tengah digencarkan oleh negara,” beber Pimpinan Cabang Bank Mandiri Wahid Hasyim, Yusuf Usamah SL pada Malang Post. (nda)

Berita Terkait