Hadirkan Standar Pelayanan Berkualitas Tinggi


 
MALANG – PHM Hospitality mencatat dua momen penting pada 17 Agustus. Selain peringatan HUT Kemerdekaan RI, pada tanggal tersebut manajemen hospitality ini juga menggelar grand launching properti baru dengan brand THE 1O1 Hotels & Resort, yang dilabeli dengan nama THE 1O1 Malang OJ.
Dalam grand launching tersebut, Managing Director PHM Hospitality, Satria Wei mengatakan, THE 1O1 Malang OJ berkomitmen penuh untuk menghadirkan standar pelayanan berkualitas tinggi sehingga dapat memanjakan kebutuhan pelancong bisnis maupun liburan.
“Dengan demikian, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi industri perhotelan di Kota Malang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberikan dampak yang baik pada sektor bisnis di sekitar hotel,” ujar Satria.
Pria murah senyum ini melanjutkan, dengan keberadaan PHM, pihaknya ingin hotel ini naik kelas. Naik kelas tidak hanya dari segi hardware (bangunan fisik dan fasilitas), namun juga sisi softwarenya (SDM). Jadi bukan hanya menambah fasilitas dan investasi, namun naik kelas juga dapat dilakukan dengan meningkatkan SDM karyawan. 
“Kalau hanya menambah investasi, semua bisa melakukannya. Karena itu kami menyusun roadmap dan membuat rencana untuk beberapa bulan ke depan agar hotel ini bisa naik kelas,” sambung Satria.
Komisaris PT Griya Mapan Sejahtera, Mintarjo yang juga selaku owner hotel mengatakan, perpindahan manajemen ke PHM Hospitality ini dilakukan karena ia melihat prospek dari segi bisnisnya sangat menjanjikan. 
“PHM Hospitality memang manajemen lokal, namun mereka sudah berpengalaman banyak di bidang pariwisata dan perkembangannya sangat positif. Kami berharap dengan dukungan PHM, ke depannya banyak tamu dari luar negeri yang bisa dibawa ke sini,” ujarnya.
Disinggung soal Skyroom yang menjadi ikon hotel, Mintarjo akan mempertahankan predikat tersebut. Agar semakin dikenal, ke depan ia sudah merancang untuk mengembangkan bahkan memperluas area Skyroom.
“Kami lihat dulu perkembangannya seperti apa. Yang pasti saya sudah membuat konsep namun tidak buru-buru merealisasikannya. Kami ingin membuat ikon yang berbeda dengan lainnya dan tidak meniru dengan yang sudah ada,” paparnya. (nda)

Berita Terkait