Buka Gerai Oleh-oleh, A6 Rangkul UKM

 
MALANG – Artis ibu kota semakin menguasai sektor oleh-oleh di daerah. Di Malang, setelah dua artis membuka usahanya, yakni Teuku Wisnu dan Farah Quinn, kali ini giliran keluarga A6 yang membuka gerai Oleh-oleh Asix. Pembukaan tersebut dilakukan langsung oleh Keluarga A6 yang merupakan singkatan dari Anang, Ashanty, Aurell, Azriel, Arsy dan Arsya. Ini merupakan gerai pertama Oleh-oleh Asix yang dibuka.
Ashanty mengatakan, pihaknya sengaja membuka gerai oleh-oleh tersebut secara perdana di Kota Malang, setelah bisnis Anang Karaoke yang sudah lebih dulu buka disini. “Kota Malang sudah seperti rumah kedua bagi kami. Kami merasa seperti orang Malang. Oleh karena itu, kami selalu membidik Kota Malang sebagai peluang berbisnis bagi keluarga kami,” terang dia.
Selain itu, Ashanty juga mengatakan peluang bisnis oleh-oleh untuk pastry dan cake masih besar di sini. Ada enam rasa yang ditawarkan, di antaranya Achio Chocolava, Jielly Hazelline, Acabi Chiz Melt, Loly Rainberry Velvet, Anang Charchoal dan Ash Kaya Green. “Dengan bisnis kami yang ada di Kota Malang, seperti Anang Karaoke, memudahkan kami untuk melakukan pengawasan dan pengembangan bisnis juga di sini,” tambah dia.
Pada toko tersebut, A6 juga merangkul para pengusaha UKM yang ada di Kota Malang untuk bergabung dan ikut berjualan di gerainya. “Sudah banyak yang daftar untuk join usaha bersama kami. Terkadang, mereka beranggapan oleh-oleh yang dibuat artis merupakan saingan berat. Oleh karena itu kami merangkul mereka dan kami akan rolling setiap bulannya secara bergantian dan kami sudah sediakan space,” jelas dia.
Rencananya, menyusul kemudian gerai baru di daerah Singosari dan Surabaya. “Kami fokus dulu untuk membuka di sekitar wilayah Jawa Timur. Target yang dibiduk yaitu generasi Y dan kalangan ekonomi menengah ke atas dan melakukan promosi melalui media sosial juga,” kata dia.
Dalam menentukan target penjualan, pihaknya mengaku tidak memiliki target khusus. “Sebanyak-banyaknya. Tapi, sebelum toko ini dibuka, sudah ada pre sale sebanyak 1000 box dan varian Anang Charcoal dan Acabi Ciz Melt sudah habis. Saya berharap dengan adanya toko ini mampu menambah pilihan oleh-oleh di sekitar Kota Malang,” tukas Ashanty.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan keberadaan toko oleh-oleh tersebut diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja. “Mudah-mudahan bisa membantu menyerap tenaga kerja di sekitar wilayah malang Raya. Selain itu, bisnis tersebut diharapkan mampu menambah pilihan Oleh-Oleh dan meningkatkan pendapatan di Kota Malang,” tukas dia. (mg16/nda)