Kripik Tempe Rizky Barokah , Tetap Eksis Ditengah Persaingan Ketat


MALANG - Menjamurnya gerai jajanan khas Malang tidak membuat Sri Bawon, pemilik gerai  Kripik Tempe Rizky Barokah surut atau bahkan patah semangat untuk tetap memproduksi kripik tempenya agar tetap diterima para penyuka camilan.
Berbagai upaya dilakukan, wanita lulusan SD yang kini berusia 51 tahun ini agar mampu bertahan dalam mengembangkan usaha kripik tempenya di tengah persaingan yang sangat ketat.
Bahkan, agar kripik tempenya tetap digemari masyarakat mulai dari menjaga kualitas rasa, promo, dan pameran, serta menambahkan modal, Sri Bawon melakukan berbagai terobosan agar apa yang telah dirintisnya sejak 1985 lalu tetap berkembang ditengah kesulitan apapun.
Sri bawon mengatakan, sebelumnya banyak yang memprediksi kalau usaha kripik tempe tidak lama lagi akan gulung tikar. Namun dengan beredarnya rumor seperti itu tidak membuat patah semangat. ‘’Justeru menjadikan cambuk buat saya untuk  menjadikan usaha ini menjadi berkembang,’’ jelas wanita murah senyum ini.
Kripik tempe yang diberi nama Rizky Barokah kini mempunyai bebarapa rasa mulai dari rasa ory, balado, keju, mendol dan beberapa rasa lainnya. Sedangkan yang menjadi andalan kripik tempe Risky Barokah ini adalah kripik tempe rasa mendol, karena kripik ini sangat laris di pasaran sehingga rasa ini oleh Sri Bawon dipatenkan, dengan tujuan agar tidak dapat buat oleh pengusaha kripik tempe lainnya. “Prinsip saya hanya menjaga kualitas rasa, dan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan,” kata Sri Bawon kepada Malang Post, kemarin.
Sri Bawon walau dikenal ulet, dia juga sosok wanita yang mudah bergaul, dibuktikan banyaknya teman teman dari berbagai kalangan mulai dari bawah hingga pejabat dia mengenalnya. Bahkan dia juga bukan sosok wanita yang suka berdiam diri, dia selalu ingin belajar dan aktif di berbagai organisasi. Kini dia dipercaya menjabat sebagi Ketua Asosiasi Makanan dan Minuman Jawa Timur.
‘’Tidak mudah membangun usaha ini, banyak hambatan yang saya lewati, cemohan dan hinaan selalu saya dapatkan.  Tapi saya hanya berpikir positif thinking, apapun kata mereka itu merupakan motivasi bagi kami,’’ jelasnya.
Kripik Tempe Rizky Barokah yang telah mempunyai hak paten, banyak memperoleh penghargaan dari berbagai instasi pemerintahan, baih dalam negeri maupun luar negeri, ini dibuktikan banyaknya piagam yang disimpan rapi dalam map Sri Bawon. “ Semoga Kripik Tempe Rizki Barokah menjadi lebih besar, dan selalu menjadi jujugan para wisatawan yang datang ke Malang,” harap Sri Bawon.
Sri Bawon menambahkan, jika kedepan dia akan membuka outlet baru di tempat lain agar kripik tempenya tetap menjadi pilihan penyuka jajanan khas Malang,” pungkas ibu wanita yang selalu tampil trandi ini. (ian/sir/udi)

Berita Terkait