BNI Brawijaya Salurkan PKH pada 16.808 KPM


MALANG - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Brawijaya ikut menyukseskan dan mendukung program bantuan sosial kepada penerima Program Keluarga Sejahtera (PKH) Tahap I Tahun 2017. BNI Kantor Cabang Brawijaya mendapat tugas menyalurkan bantuan PKH kepada 16.808 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemimpin Cabang BNI Brawijaya, Suryarini menyampaikan bahwa BNI sangat mendukung program ini. Kantor Cabang Brawijaya sendiri menyalurkan bantuan pemerintah tersebut kepada delapan kecamatan, yakni Kecamatan Jabung, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Tumpang, Kecamatan Bululawang, Kecamatan Dau, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Pakis, dan Kecamatan Wagir.
“Penyaluran bantuan di Kecamatan Wagir kepada 893 KPM sudah kami laksanakan hari ini (kemarin). Senin tanggal 28 Agustus 2017 mendatang, penyaluran bantuan ini akan kami laksanakan di dua tempat, yaitu Kecamatan Jabung dan Tumpang. Kantor Cabang Brawijaya akan menyalurkan bantuan pemerintah ini pada setiap Minggunya,” ujar Suryarini.
Dalam rangka mensukseskan program tersebut, pegawai BNI khususnya Kantor Cabang Brawijaya ditugaskan terjun langsung ke lapangan dengan bantuan Dinas Sosial sebagai pendamping bagi semua peserta PKH. Agar bantuan ini tersalurkan dengan cepat kepada masyarakat yang berhak, para pegawai BNI Kantor Cabang Brawijaya sampai rela meninggalkan keluarga dan masuk di hari libur (Sabtu dan Minggu). “Selain melakukan pembagian bantuan, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan dana bantuan tersebut,” sambungnya.
Sejumlah dana bantuan dari pemerintah tersebut telah dimasukkan ke dalam rekening masing-masing KPM. Masyarakat penerima bantuan tersebut juga diberi buku tabungan dan kartu Debit. Dengan, mekanisme ini penyaluran bantuan tersebut diharapkan akan lebih tepat sasaran, efektif dan efisien dengan memanfaatkan sistem perbankan yang terintegrasi.
Dengan menggunakan kartu Debit, masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan pencairan bantuan melalui jaringan perbankan di ATM atau melalui mesin EDC yang tersedia di Agen46 yang merupakan kepanjangan tangan dari BNI dan banyak tersebar di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Di samping itu para penerima bantuan diharapkan juga teredukasi untuk menabung dan menggunakan uang bantuan tersebut sesuai kebutuhan.
Penyaluran bantuan melalui program PKH ini selain bertujuan untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, juga diharapkan dapat mengubah perilaku yang kurang mendukung terhadap peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Oleh karenanya, sinergi dengan pihak perbankan adalah langkah yang sangat tepat untuk mempercepat pelaksanaan penyaluran bantuan. “Melalui sistem kartu yang diterapkan sekarang dalam penyaluran Bansos PKH, diharapkan akan membuat masyarakat secara perlahan teredukasi bagaimana menggunakan atau melakukan transaksi tidak dengan uang tunai, namun non tunai yang lebih aman,” pungkasnya. (fik/nda)