2020, Target 1000 Startup


MALANG - Potensi industri digital (E-Commerce) di Indonesia tak diragukan lagi. Terbukti dengan adanya 4 startup Indonesia yang berhasil meraih predikat Unicorn yang nilai kapiltasinya berhasil mencapai nominal di atas 1 miliar dolar Amerika menjadi acuan pengembangan startup. Tahun 2020 ditargetkan  sudah ada 1000 startup digital.
Ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam memulai bisnis industri digital yaitu pola pikir, mental, ekosistem, dan program. Hal itu disampaikan oleh Project Manager Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Lastriani Yumna Fariha saat menyampaikan materi pada acara roadshow gerakan ini di Universitas Brawijaya (UB) Malangyang dihadiri oleh 270 orang kemarin.
"Kita harus mengubah mindset bahwa kita ini pengusaha, harus punya mental," kata Lastriani.
Sebagai konseptor start up, agar sukses perlu mempertimbangkan apa yang sedang dibutuhkan masyarakat. Meskipun nantinya konsep yang ditawarkan terlihat sepele, namun perlu untuk diimplementasikan. "Sebuah start up yang sukses adalah mereka yang aware dengan kondisi lingkungan sekitar," ucapnya.
Namun, konsep yang ditawarkan kepada masyarakat harus benar-benar matang, tidak abal-abal. Lastriani mengatakan, mental para startup harus benar-benar disiapkan agar memiliki konsep yang bagus dalam memulai startup karena itu berpengaruh pada tingkat kepercayaan diri.
Setelah menyusun konsep perlu mempertimbangkan ekosistem untuk mengembangkan startup. “Misalnya kita perlu mencari jaringan yang juga punya startup, karena ini sangat mendukung,” tutur Lastriani.
Menambahkan lebih lanjut, strategi mengatasi kekurangan modal secara ekonomi dan sosial, startup perlu merumuskan program-program berjangka. Ia memberi contoh, seperti Gojek yang awalnya hanya fokus pada jasa antar jemput orang, sekarang merambah ke program lain. Seperti layanan makanan dan kesehatan.
Salah satu pemateri, Ketua Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta, Noor Iza mengatakan, Indonesia harus memperkuat industri digital untuk mendorong kemajuan ekonomi. Karena industri digital ini pasti menjadi ladang baru dunia mengikuti perkembangan zaman.
“Amerika sudah memulai sejak tahun 2000, negara-negara di Asia juga sudah mulai menapaki industri digital. Di Asia Tenggara Indonesia berpotensi untuk menjadi industri digital terbesar,” kata Noor Iza.
Menurutnya, berdasarkan hasil studi, Indonesia akan menjadi digital energy of Asia. Namun hal itu bukan sebauh pemberian, melainkan sebuah cita-cita yang harus benar-benar dicapai dengan melakukan usaha semaksimal mungkin.
Atas dasar itu, gerakan 1000 Startup ini akan benar-benar serius untuk digarap. Sejak tahun 2015, gerakan ini telah menjaring 584 pelaku usaha startup. Noor Iza optimis 1000 start up akan benar-benar dapat digapai tahun 2020. “Dengan gerakan ini, kami memfasilitasi pengembangan startup dan menjadi wadah penyelesaian masalah,” kata Noor Iza.
Gerakan ini memiliki berbagai langkah dalam proses pengembangan digital. Mulai dari ignation, workshop, bootcamp, networking session, hacksprint, dan incubation.(mg2/lim)

Berita Terkait