Penjualan Suzuki GSX-S150 Tembus Target

 
MALANG - Menyasar kaum muda, Suzuki GSX-S150 mendapat apresiasi dari para pecinta motor di Malang Raya. Terbukti, motor ini sukses memenuhi target penjualan 20 unit setiap dealernya. 
Operasional Manager Suzuki Malang, Endah W Asmorowati mengatakan penjualan GSX-S150 selalu tumbuh setiap bulannya. “Meski bulan Juli ini penjualan kendaraan bermotor sedang lesu, GSX-S150 tetap stabil dan bahkan tumbuh. Di bulan Juli ini banyak yang membeli untuk kebutuhan sekolah dan kuliah. GSX-S150 disukai karena tampilannya stylish dan cocok untuk anak muda,” kata Endah pada Malang Post.
Selain karena keunggulannya, penjualan motor ini meningkat pesat karena Suzuki sendiri gencar menggeber pameran di beberapa mall di Kota Malang. Keberadaan pameran membantu omzet dealer sekitar 10 persen.
“Pameran-pameran di berbagai mall ini kami gelar agar masyarakat mengetahui langsung ketangguhan GSX-S150. Selain itu, kami juga memberikan penawaran dengan harga spesial saat event berlangsung,” tuturnya. 
GSX-S150 dihiasi dengan lampu LED. Sementara itu tanpa mengurangi keamanan dalam berkendara, lampu sein terpasang di atasnya, tak ketinggalan visor berukuran pendek terpasang di atas bagian headlamp, yang membuatnya kian terlihat sporty. “Dengannya adanya lampu-lampu tersebut, pengendara dapat berkendara secara maksimal di saat malam hari,” tuturnya.
Yang lebih istimewa, untuk dimensi ukurannya sangat mendukung kebanyakan orang Indonesia dengan tinggi tubuh sedang. Pasalnya motor ini hadir dengan ukuran panjang 1975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan menapai 1070 mm. Adapun ukuran wheel base menapai 1300 mm, lalu untuk tempat duduk setinggi 785 mm. “Sedangkan bobot tubuh GSX-S150 hanya 127 kg, yang masih masuk dalam kategori ringan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, GSX-S150 bergaya street fighter ini memang ditujukan untuk touring atau cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk. “Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh,” tutupnya. (yun/nda)

Berita Terkait