Kemasan Daging Kurban Gunakan Plastik Berkualitas

 
MALANG – Sinar Joyo Boyo Plastik kembali berbagi di momen Idul Adha. Mengusung tema Berbagi Berkah Halal, perusahaan ini memberikan bantuan plastik untuk bungkus daging kurban. 
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan penyembelihan hewan kurban di Masjid Ki Ageng Gribig, kemarin. Perusahaan produsen plastik itu sumbang 4500 pcs plastik. 
”Plastik yang kami berikan sebagai support penyaluran daging hewan kurban ukurannya  2 kg,’’ kata Project Officer Berbagi Berkah Halal Sinar Joyo Boyo Plastik, Agung Kurniawan.
Dia menjelaskan, support plastik saat Idul Adha merupakan kegiatan rutin yang digelar  di semua daerah. ”Di Jawa Timur ada dua tempat, di Jember dan di Malang. Di Jawa Tengah di Semarang, Solo dan Magelang. Selain itu juga di Jogjakarta’’ tambah Agung.
Berbagi Berkah Halal dikatakan Agung sekaligus untuk mensosialisasikan plastik produksi Sinar Joyo Boyo Plastik. Plastik yang diproduksi kata dia, berkualitas, higienis dan halal. 
”Saya bilang halal, karena plastik ini dibuat dengan biji plastik murni tanpa campuran. Itu sebabnya, plastik ini juga kuat, dan ramah lingkungan,’’ papar Agung. 
Karena itulah saat digunakan sebagai tempat daging kurban, dipastikan daging tidak akan terkontaminasi zat apapun, dan aman dikonsumsi.
Sementara itu, sekretaris takmir Masjid Ki Ageng Gribig, Teguh Agus mengatakan, total hewan kurban yang disembelih sebanyak  43 ekor. Dengan rincian 12 ekor sapi, dan 31 ekor kambing.
”Ada tambahan kambing tadi malam (Jumat). Sebelumnya jumlah kambing 26 ekor, tapi malam ada tambahan 5 ekor. Jadi total kambing 31 ekor,’’ katanya.
Dia menjelaskan, penyembelihan hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin selama Idul Adha. Kemarin, penyembelihan dimulai pukul 07.00 WIB lalu pengemasan daging kurban dilakukan hingga pukul 13.30 WIB. Setelah itu dilanjutkan dengan pembagian.
”Sesuai kesepakatan dengan panitia, seluruh pekerjaan penyembelihan dan pembagian selesai pukul 15.00,’’ ucapnya.
Untuk pendistribusian, Agus mengatakan prioritas adalah warga sekitar, dan beberapa lembaga yang sudah mengajukan. Sementara itu takmir Masjid Ki Ageng Gribig Zainuri Gofur mengatakan, penyembelihan hewan kurban baru digelar kemarin tak lain karena waktu.
”Biasanya penyembelihan hewan kurban digelar saat hari H. Tapi tahun ini,tidak karena hari H Idul Adha pada hari Jumat, dan waktunya juga pendek,’’ katanya. 
Apalagi tambah Ghofur area untuk penyembelihan hewan kurban juga menjadi area parkir kendaraan jamaah salat Jumat.
”Kalau hari ini kan santai. Semua yang mengerjakan adalah warga,’’tandasnya. (ira/sir/van)

Berita Terkait