magista scarpe da calcio Load Factor Meningkat, Maskapai Ramai-ramai Tambah Rute


Load Factor Meningkat, Maskapai Ramai-ramai Tambah Rute


MALANG – Berbagai kegiatan dan hari libur belakangan ini membuat tingkat keterisian kursi pesawat jurusan Malang ke berbagai daerah meningkat. Hampir seluruh maskapai, mulai Batik Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Citilink hingga Garuda Indonesia yang terbang melalui Bandara Abd Saleh, Malang dan sebaliknya mengantongi load factor hingga 80 persen.
Manager Sales & Marketing Branch Office Garuda Malang, Muhammad Ardi Kurniadi mengatakan load factor selama bulan Januari hingga Agustus berjumlah sekitar 86 persen dari seat yang tersedia. “Memang, sekitar bulan Januari hingga Maret masuk ke Low Season, mulai bulan April terjadi peningkatan hingga 80 persen. Apalagi bulan setelahnya banyak event,” kata dia kepada Malang Post ketika ditemui beberapa waktu lalu.
Kemudian, pada momen Idul Fitri, Garuda menambah extra flight untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya. Selain pada momen Lebaran, Garuda Indonesia juga melakukan extra flight pada pelaksanaan Rakernas APEKSI, Indonesia City Expo (ICE), Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) di Kota Malang dan Pelaksanaan Idul Adha yang baru dilakukan beberapa waktu lalu.
“Baru tahun ini Garuda memberikan extra flight untuk memenuhi kebutuhan costumer. Selama penambahan tersebut, load factor kami mengalami peningkatan dan mampu mencapai angka 90 persen,” terang dia.
Terkait penambahan rute, pihaknya mengaku ingin sekali menambah rute penerbangan. “Tapi kami masih lihat dulu terkait ketersediaan pesawat. Kemungkinan akan kami tambah tahun ini,” tukas dia.
Garuda Indonesia memiliki jadwal keberangkatan dari Bandara Abd Saleh Malang menuju ke Bandara Soekarno-Hatta sebanyak dua kali dalam satu hari, yakni pada pukul 10.55 dan 13.10 dan mampu menampung sebanyak 162 penumpang dalam satu kali penerbangan.
Sama halnya dengan Garuda, Sriwijaya Air juga mencatat adanya peningkatan load factor. Manager Distrik Malang Sriwijaya Air, Muhammad Yusri Hansyah mengatakan saat ini okupansi Sriwijaya Air mengalami pertumbuhan yang cukup bagus. Setiap harinya, load factor Sriwijaya sudah mencapai 97 persen. "Di Malang, growth sangat bagus. Situs kuliner dan wisata menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan," beber Yusri.
Dia juga menuturkan, tahun ini Sriwijaya Air juga mematok target untuk menambah dua rute baru. "Kami sudah melakukan pengajuan oenambahan rute dari Malang menuju Halim Perdana Kusuma. Kemungkinan bulan Oktober nanti sudah ready. Satu penerbangan lagi akan kami maksimalkan hingga bulan Desember nanti. Jadi, nanti akan ada lima kali penerbangan dari Malang," jelas dia.
Jadwal penerbangan Sriwijaya Air dari Bandara Abd Saleh menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 08.40, 12.45, dan 14.50 WIB. Sedangkan untuk jumlah seat, satu pesawat mampu menampung hingga 189 penumpang dalam satu kali penerbangan.
Sedangkan Branch Manager Citilink Malang, Indra Fajar menuturkan penerbangan dari Malang terhitung cukup bagus. Apalagi, beberapa hari ke lalu ada momen Hari Raya Idul Adha yang membuat adanya lonjakan penumpang. “Untuk minggu ini, pesawat kami sudah full booked. Sebab ada momen hari raya itu,” kata dia.
Pada 17 Agustus 2017 lalu, Citilink baru menambah rute menuju Bandara Soekarno-Hatta. Indra juga mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap penambahan rute baru tersebut. “Penambahan rute ini memang harus terus dipromosikan. Secara keselurihan dalam satu hari, sebanyak 390 seat kami terisi. Meskipun sedang dalam low season, load factor kami masih stabil, sekitar 70-80 persen,” lanjut dia.
Pihak Citilink memiliki dua kali penerbangan dari Bandara Abd Saleh menuju Bandara Halim Perdana Kusuma pada pukul 09.25 dan 14.25. Sedangkan untuk rute Bandara Abd Saleh menuju Bandara Soekarno Hatta pada pukul 11.10. pesawat yang mereka miliki mampu menampung hingga 180 penumpang dalam sekali terbang.
Hal senada juga diungkapkan oleh Manager Operasional Batik dan Wings Air Malang, Panca Susila. Dari keseluruhan jumlah seat yang ada, load factor yang dimiliki kedua maskapai tersebut sebesar 70 hingga 80 persen. “Untuk Batik Air, jumlah seat sekitar 150-160 seat, untuk Wings Air berjumlah 72 seat. Semua rata-rata mempu terisi hingga 80 persen,” papar dia kepada Malang Post.
Rencananya, pihaknya juga akan menambah satu pesawat lagi untuk memenuhi kebutuhan penumpangnya. “Kalau memang jadi buka penerbangan malam, rencananya akan menambah Lion Air setelah jam operasional Bandara berakhir. Hal ini sudah kami ajukan,” tukas dia.
Untuk jadwal penerbangan dari Bandara Abd Saleh menuju Bandara Halim Perdana Kusumah, Batik Air memiliki jadwal 09.30 dan 14.30. sedangkan Wings Air, dari Bandara Abd Saleh menuju Bandara Husein Sastranegara (Bandung) pada pukul 07.25 dan menuju Bandara Ngurah Rai (Bali) pada pukul 19.30.(tea/nda)

Berita Terkait

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top