Bidik UMKM, Wujudkan Go Online Road to One Million


 
MALANG - Beberapa watu belakangan ini, banyak pelaku e-commerce memberikan edukasi pada pelaku pengusaha UMKM di beberapa kota. Hal ini demi tercapainya misi 8 juta UMKM go online pada 2020 yang dicanangkan oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo. Senin (4/9), giliran Blanja.com yang menggeber edukasi ini. Mereka mengajak sekitar 300 UMKM yang ada di Kota Malang untuk mempersiapkan diri menuju online.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Tri Widyani mengatakan ajang ini membantu para pelaku UMKM dalam memberikan edukasi dan wadah bagi mereka untuk berekspansi ke dunia digital.
“Hal ini sebagai semangat dan motivasi bagi para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan produknya melalui dunia digital,” kata dia.
Wanita yang akrab disapa Yani tersebut menambahkan, sebesar 30 persen pendapatan di Kota Malang, didapat dari bidang industri perdagangan.
“Oleh karena itu, pemerintah Kota Malang juga mendukung gerakan UMKM Go Onine Road to One Million. Mengingat, Kota Malang adalah kota pariwisata dan produk UMKM nya harus terus berkembang,” papar dia.
Dia menjelaskan tiga masalah yang dihadapi oleh para pelaku UMKM. Diantaranya, masalah proses produksi, biaya hingga cara memasarkan.
“Saya berharap dengan program ini bisa membantu masalah tersebut. Jika ekonomi kerakyatan meningkat, maka kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” pungkas dia. 
Sementara itu, Vice President Blanja.com, Fikri, mengatakan pihaknya memiliki target sebanyak 1 juta UMKM yang mampu berekspansi ke online untuk mendukung gerakan yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.
“Malang merupakan kota ke enam yang kami datangi. Setelah sebelumnya adalah Semarang, Bandung, Bandung Barat, Tanjung Pandan hingga Cimahi. Sejauh ini, sudah ada sekitar 300 UMKM yang terdaftar dan kami berikan edukasi menuju pasar digtal,” terang dia.
Dalam hal ini, pihaknya bekerjasama dengan Kementrian Informasi, Kementrian Perdagangan dan berbagai pihak lain. Blanja.com merupakan satu-satunya e-commerce yang terbentuk di bawah naungan Telkom Indonesia.
“Oleh karena itu, sebanyak 118 BUMN yang menggandeng UMKM, secara otomatis menjadi member kami. Selain itu, ada sebanyak 514 Rumah Kreatif BUMN yang juga sudah menjadi member. Bank Imbara juga sudah bergabung,” jelas dia. 
Sejak tahun lalu, sudah ada sebanyak 15 ribu UMKM yang berhasil bergabung di blanja.com. Tahun ini, pihaknya berharap bisa ada peningkatan jumlah UMKM sebanyak 50 persen yang akan dirangkul dari 20 kota lain sebagai targetnya.
“Dalam hal ini, kami merangkul para pelaku UMKM untuk kami berikan edukasi bagaimana caranya memmbentuk packaging yang menarik dan juga bagaimana cara memasarkan. Supaya, UMKM yang sudah ada tidak berhenti begitu saja dan bisa terus berjalan,” papar dia.
Dia juga menambahkan, kegiatan tersebut juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan internet dengan hal yang lebih bermanfaat. Pihaknya mencontohkan alibaba.com yang bisa besar lantaran para pelaku UMKM yang ada di dalamnya.
“Oleh karena itu, kami juga memberikan edukasi bagaimana cara menghasilkan uang melalui dunia digital. Internet tidak hanya digunakan untuk sekedar pamer selfie saja, tapi juga menghasilkan,” tukas dia.
Pihaknya juga sedang melakukan filterisasi kepada UMKM unggulan yang sudah bergabung. UMKM tersebut memiliki peningkatan pendapatan sebesar Rp 10 juta per minggu.
“Ini terjadi pada pengusaha Batik. Selain itu, kami juga akan memberikan pelatihan kepada 100-200 pelaku UMKM untuk diberikan pelatihan go online dengan menggunakan platform IB pada bulan Januari mendatang,” pungkas dia.(tea/nda)

Berita Terkait