Minat Emas Batangan Mulai Turun


MALANG - Peminat investasi emas belakangan ini mulai turun seiring dengan banyaknya pilihan investasi lainnya di Kota Malang. Meski sudah banyak orang yang paham tentang keuntungan investasi emas.
“Tiga bulan belakangan ini, banyak momen yang terjadi. Seperti Idul Adha hingga tahun ajaran baru. Selain itu, banyak juga pilihan investasi di Kota Malang seperti perumahan hingga mobil. Masyarakat masih belum terlalu berminat dengan investasi emas seperti Antam,” terang Manager Pelayanan I Kantor Pos Malang Diana Mustokoweni kepada Malang Post.
Padahal, Diana melanjutkan sejak diluncurkan pada Februari  lalu, penjualan emas tergolong manis. Pada Februari, emas Antam terjual 367 gram dengan total nilai Rp 173,8 juta. Selanjutnya pada bulan Maret mengalami sedikit penurunan yakni hanya sebanyak 250 gram yang terjual atau setara dengan Rp 139 juta. Pada bulan April kembali turun, logam mulia itu hanya terjual 178 gram dengan total nilai Rp 100 juta.
Di bulan Mei, total emas antam yang terjual hanya sebanyak 74 gram atau setara dengan Rp 41,2 juta. Kemudian pada bulan Juni, jumlahnya terus menurun, yakni hanya 45 gram atau setara dengan Rp 25,6 juta.
Namun, selama tiga bulan terakhir ini pembelian emas tersebut mulai surut. Pada bulan Juli lalu, hanya terjadi tiga kali transaksi dengan total emas yang terjual sebanyak 7,5 gram senilai Rp 4,1juta. “Hanya terjadi tiga kali transaksi. Begitu juga pada bulan Agustus, total emas yang mampu dijual hanya sebesar 37,5 gram senilai masing-masing Rp 21,3 juta,” jelas dia.
Pada bulan Agustus lalu, Antam mematok harga emas berada di angka Rp 597 ribu per gramnya. Kebanyakan para pembeli memburu emas yang jenis batangan. “Para pembeli yang berasal dari wilayah Malang Raya dan sekitarnya lebih banyak memburu emas batangan,” papar dia.(tea/aim)

Berita Terkait