magista scarpe da calcio Sukses di Malang, Asix Siap Ekspansi


Sukses di Malang, Asix Siap Ekspansi


 
MALANG - Suasana kantor Malang Post mendadak pecah, Minggu (10/9) siang. Suasana kantor Korane Arek Malang ini jadi lebih heboh karena kedatangan Anang, Ashanty dan Aurel. Saat datang, mereka langsung membuka buah tangan yang berisi kue Asix seri Ash Kayagreen dan Acabi Chizmelt. 
Satu persatu, kru Malang Post diminta untuk mencoba kue tersebut oleh Ashanty. Pemimpin Redaksi Malang Post, Dewi Yuhana menjadi orang pertama yang mendapat kesempatan tersebut. “Kuenya enak banget,” ujar wanita yang akrab disapa Hana tersebut.
Setelah kru Malang Post mencicipi kue tersebut, keluarga Anang mengobrol asyik dengan Malang Post. Pada kesempatan tersebut, Anang mengaku bersyukur karena Oleh-oleh Asix yang dibuka di Malang mendapat sambutan yang luar biasa. 
Lebih lanjut, dia menjelaskan, setiap harinya, Oleh-oleh Asix mampu menjual hingga 2.000 box. Selain itu, banyak juga yang rela mengantri dan menggunakan jasa titip jika sedang berdomisili di daerah lain.
“Saya sempat memantau, kami mampu mengirim hingga 100 box ke Jember. Dapur kami hanya mampu membuat 2.000 kue per harinya. Kalau ada seri yang habis, kita harus menunggu proses produksi terlebih dahulu karena memang tidak menggunakan sistem banyak stok,” lanjut dia.
Banyaknya pengiriman ke luar kota tersebut, yang membuat Anang terpikir untuk melakukan ekspansi karena membutuhkan waktu berjam-jam. Namun, toko oleh-oleh yang dibangun nantinya tidak akan sebesar di Malang.
“Toko ini betul-betul dalam pengawasan kami. Rasa yang dibuat adalah rasa yang disukai keluarga saya. Mudah-mudahan juga cocok di lidah masyarakat,” imbuh dia.
Cabang pertama yang tengah disiapkan oleh manajemen Oleh-oleh Asix adalah Singosari. Setelah itu, ekspansi akan dilanjutkan di dua kota, yakni Surabaya dan Jember.
“Di setiap kota tersebut, ada tiga rasa utama yang disamakan dan tiga rasa lainnya berbeda. Hal tersebut kami sesuaikan dengan kebutuhan pasar di daerah tersebut,” kata Ashanty.
Mimpi terbesar Ashanty bersama keluarganya sendiri adalah bisa membuka Oleh-oleh Asix di 528 Kota/Kabupaten yang ada di 34 Provinsi. Namun, berbagai macam hal harus dipikirkan.
“Pertama, kita lihat dulu infrastrukturnya, kedua, distrubusi bahan baku memungkinkan atau tidak. Ini demi menjaga kualitas rasa, kami nggak mau rasanya berbeda sedikit pun. Karena dengan rasa yang beda sedikit saja, Ashanty tidak mau jual,” terang dia.
Sementara itu, selain fokus mengembangkan kue produksinya sendiri, Oleh-oleh Asix juga tak lupa untuk merangkul UKM, khususnya yang baru membangun usaha. Selain menyiapkan space bagi produk UKM, pada 10-11 September Oleh-oleh Asix juga menggelar acara Festival Kuliner dan UKM Malang di grand storenya. Dalam acara tersebut sebanyak 20 UKM Malang ikut serta memamerkan produk yang penuh inovasi. 
“Banyak UKM di Malang yang punya produk bagus dan penuh inovasi namun masih belum punya nama. Yang seperti ini yang kita rangkul karena mereka sebenarnya sangat berpotensi,” pungkas Anang. (tea/nda)

Berita Terkait