Memacu Penjualan, Honda Beri Potongan Harga

MALANG - Memasuki bulan Juli ini laju penjualan mobil masih lambat. Kondisi tersebut membuat dealer mobil Honda Letjen Sutoyo Malang harus lebih giat memacu penjualan, dengan menghadirkan beragam promo. Marketing Honda Malang, Rizkiawan mengatakan, mengatasi lambatnya penjualan, pihaknya sedang mengodok beberapa progam untuk mengejar target penjualan untuk seluruh tipe mobil yang dijual.

“Untuk menggenjot penjualan, kami akan menyiapkan beragam promo dan menggeber banyak even di semua daerah di Malang Raya. Untuk promo sendiri sudah ada beberapa yang berjalan, seperti halnya potongan harga Rp 30 juta untuk segala jenis dan type mobil Honda di bulan ini,” ungkapnya. Untuk harga mobil BR-V type E misalnya, dibulan ini untuk mobil manual dibandrol dengan harga Rp 258.350.000 sedangkan untuk matic dengan harga Rp 268.350.000. Laki-laki asal Malang itu menjelaskan, untuk potongan harganya bisa dipilih sesuai dengan permintaan konsumen. “Bisa dipilih untuk potongan kredit, ataupun potongan harga langsung. Potongan juga berlaku pada type mobil lain seperti Brio, Jazz, hingga CR-V,” tambahnya. Meskipun potongan tersebut diberikan, namun saat ini penjualan mobil di dealernya mengalami penurunan hingga mencapai 30 persen dibanding sebelumnya. Padahal di tahun sebelumnya, pada periode yang sama penjualan meningkat hingga 20 persen dibanding dengan hari biasa. “Memang penjualan agak sepi, tapi kami harus tetap optimis agar target tercapai bulan ini. Oleh karena itu, kami menggelar promo seperti pameran otomotif di berbagai mall. Dari pameran itu, sedikit banyak dapat meningkatkan penjualan,” tuturnya. Menurutnya, ada beragam faktor yang membuat kondisi penjualan motor melambat, yakni pengaruh jelang tahun ajaran baru dan juga kondisi setelah libur Lebaran. Masyarakat saat ini lebih fokus mengutamakan pengeluaran untuk sekolah anak-anaknya. “Bulan Juli tahun ini kebanyakan masyarakat mengalami krisis keuangan karena sudah terlanjur dihabiskan pada saat Ramadan dan Lebaran. “Saya kira, ini tidak hanya terjadi pada penjualan mobil saja, namun juga semua kebutuhan tersier,” jelas laki-laki yang mempunyai hobi traveling ini. (yun/udi)

Berita Terkait