magista scarpe da calcio Tiga Hari Tembus Rp 2,8 Miliar


Tiga Hari Tembus Rp 2,8 Miliar


 
MALANG – Berlangsung selama tiga hari, Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 fase 2 di Malang sukses membukukan transaksi Rp 2,8 miliar. Angka ini melebihi target semula, yakni Rp 2 miliar. 
Manager Sales & Marketing Branch Office Garuda Malang, Muhammad Ardi Kurniadi mengatakan animo masyarakat maupun travel agent sangat antusias terhadap event ini. Terbukti perolehan yang didapat sebesar 142 persen dari target yang ditentukan.
"Antusiasnya luar biasa. Semua di luar ekspektasi kami. Masyarakat Kota Malang sudah sangat aware dan paham mengenai travel fair hingga pencapaian kami jauh di atas target," terang dia kepada Malang Post. 
Dari keseluruhan transaksi, Ardi menyebut, tujuan domestik dan internasional cukup berimbang. Pasalnya harga yang ditawarkan dalam event ini, baik untuk domestik maupun internasional sama-sama menarik. Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi, pihaknya mengaku akan mengadakan event yang sama pada tahun depan.
"Ada kemungkinan akan dilakukan kembali pada fase 1 tahun depan. Mungkin sekitar bulan Februari atau Maret," lanjut dia. 
Oleh karena itu, pihaknya berharap, pada event tahun depan mampu meningkatkan jumlah pengunjung dengan konsep yang lebih baik lagi.
"Kami berharap, untuk tahun depan pelaksanaan lebih baik lagi dengan jumlah sales yang lebih tinggi, jumlah pengunjung yang meningkat, dan untuk acaranya juga lebih baik lagi," tukas Ardi. 
Terpisah, Hendrawan Senior Manager Corporate Sales, Marketing & Business Development For Domestic Region-3 mengatakan event GATF tersebut diadakan sebagai nilai tambah untuk para calon traveler dengan memberikan berbagai macam program yang mampu menarik para pelancong.
"Kami memasang harga murah. Selain itu, kami juga bekerjasama dengan bank partner yang memiliki beberapa gimmick untuk menarik pengunjung. Alhamdulilah cukup berhasil," ujar dia. 
Dia mengatakan, Kota Malang memiliki perkembangan yang cukup pesat, baik dari sisi destinasi wisata maupun bisnis.
"Ada 50 perguruan tinggi di sini dan paling besar. Oleh karena itu, lalu lintas baik dari mahasiswa maupun keluarga juga terhitung tinggi. Ini merupakan potensi yang bisa dikembangkan," lanjut dia. 
Selain itu, hampir seluruh masyarakat yang berasal dari beberapa daerah lain sering mendatangi Kota Malang sehingga memunculkan potensi peningkatan traffic.
"Oleh karena itu, Garuda Indonesia menjembatani potensi tersebut dengan menyediakan akomodasi melalui perjalanan udara. Salah satunya dengan mengadakan GATF ini sebagai upaya untuk generate traveler, baik yang datang maupun keluar Kota Malang," jelas dia.
Selain itu, ajang tersebut juga merupakan upaya untuk mengembangkan Kota Malang, maupun Branch Office Garuda dengan melakukan pengembangan bisnis.
"Sekitar bulan Desember nanti, kami akan menambah satu rute lagi menuju Jakarta atau sebaliknya. Mengingat load factor kami sudah mencapai 82 persen setiap harinya. Kami rasa, sudah waktunya untuk menambah frekuensi penerbangan," sambungnya. 
Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ada rute tambahan, baik dari Malang menuju Denpasar maupun dari Malang menuju Yogyakarta.
"Kemungkinan tahun depan untuk rute tersebut. Tidak menutup kemungkinan juga akan ada rute internasional. Namun hal tersebut tergantung dari kesiapan bandara, baik secara infrastruktur maupun operasional," pungkas Hendrawan.(tea/nda)
Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top