magista scarpe da calcio Parfum White Musk L’eau Favorit Anak Muda


Parfum White Musk L’eau Favorit Anak Muda

MALANG - Baru saja diperkenalkan di Kota Malang, koleksi parfum White Musk L’eau oleh The Body Shop tersebut sudah banyak dilirik. Hal ini dibuktikan dengan penjualan fragance tersebut, yang kini mencapai 70 persen dari target penjualan perbulannya. 
Padahal parfum tersebut baru saja kami hadirkan mulai Senin (10/7) lalu. “Dalam jangka waktu dua minggu, penjualannya sudah melesat. Saya yakin tidak sampai akhir bulan, target 100 persen tercapai,” kata Store Manager Body Shop Malang, Santi Putri Mayasari.
Ia menjelaskan, White Musk  L’eau merupakan fragrance yang diawali dengan keharuman buah pear yang segar untuk menonjolkan keharuman alami yang menawan, ditambah  campuran keharuman bunga lily, jasmine dan rose essence.
“Memberikan kesan segar yang mengairahkan dan feminin  dan sensual. Terdapat tiga rangkaian White Musk L’eau, seperti Body Wash, Body Lotion, dan Eau de Toilette,” urainya kepada Malang Post.
Dia mengatakan, selain karena wangi produk tersebut bisa bertahan hingga seharian, parfum ini juga mampu menyedot perhatian kaum muda. Apalagi produk tersebut juga merupakan bentuk kampanye Body Shop terkait dengan against animal testing. 
“Produk ini telah menuai pujian dari berbagai pihak karena merupakan produk pertama yang beredar di pasaran tanpa menggunakan ekstrak kelenjar musk rusa jantan. Dalam memproduksi White Musk L'eau, produsen menggunakan kelenjar musk sintetis,” kata Santi, sapaannya.
Hal itu dilakukan karena Body Shop telah berkomitmen untuk tidak melakukan pengujian hewan dalam kosmetik, baik untuk produk maupun bahan baku. “Kami mengampanyekan untuk melawan pengujian hewan dan telah berperan dalam mengubah peraturan di dunia,” ungkapnya.
Tahun ini The Body Shop akan mengajak delapan juta orang di seluruh dunia untuk bergabung dan menandatangani petisi Against Animal Testing. Santi berharap Kota Malang akan menjadi salah satu penyumbang tandatangan dalam petisi tersebut. 
“Body Shop akan membawa petisi ini ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk memohon sebuah konvensi internasional yang melarang pengujian kosmetik pada hewan secara global dan akan mengakhiri pengujian hewan pada kosmetik selamanya,” tandasnya. (yun/mar)
 

Berita Terkait

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top