magista scarpe da calcio Andrie Wongso Ajak Masyarakat Bentuk Hoki Sendiri


Andrie Wongso Ajak Masyarakat Bentuk Hoki Sendiri


MALANG - Motivator Andrie Wongso akan membagikan tips suksesnya kepada masyarakat Malang. Dalam seminar bertajuk 'The Science of Hokky' yang digelar oleh COMPRO Engineering Tomorrow di Atria Hotel & Conference, 7 Oktober mendatang, Andrie Wongso akan memberikan motivasi kepada para peserta untuk membentuk hoki (keberuntungan) untuk dirinya sendiri.
Director COMPRO, Mikhael Patrick, mengatakan, manusia selalu menganggap keberuntungan adalah nasib yang tidak dimiliki oleh semua orang. Padahal, keberuntungan adalah kesempatan yang diambil dan diciptakan.
"Setiap orang yang bisa mengambil dan memanfaatkan kesempatan dengan baik, secara otomatis akan membawa keberuntungan," terang dia ketika ditemui Malang Post.
Terkait dengan tema tersebut, Andrie Wongso juga akan memberikan tips and trik supaya para peserta mampu mengubah mindset dan pola untuk menjadi orang yang beruntung. Menurutnya, hoki atau keberuntungan selalu menyelinap di antara orang-orang yang memiliki karakter positif, mudah bergaul dengan simpatik, berjiwa besar, dan selalu antusias dalam berjuang. “Mengubah nasib sebenarnya, bahkan 100 persen berada di tangan kita sebagai penentunya,” lanjut dia.
Pada acara tersebut, pihak COMPRO juga bekolaborasi dengan Andrie Wongso untuk memasarkan produknya. “Andrie juga akan memberikan peluang yang bagus bagi warga Kota Malang untuk mengembangkan bisnisnya melalui bentuk mobile application dan berkolaborasi dengan kami," jelas dia.
Mikhael menambahkan, saat ini zaman sudah berubah. Tidak bisa dipungkiri, beberapa bisnis konvensional mulai merambah online dan beralih ke mobile application. "Saat ini, orang sudah mulai ketergantungan dengan ponsel sebagai salah satu tools untuk berbagi segala informasi," lanjut dia.
Dia juga mengatakan, saat ini, masyarakat bisa membuat aplikasi sendiri melalui COMPRO. Sudah ada beberapa perusahaan yang membuat, seperti My Kopi-O!, Warung Wareg, dll.  "Jasa kami paling murah. Tidak bisa dipungkiri, website sudah mulai ditinggalkan. Saat ini, jumlah usernya hanya sekitar 15-20 persen saja," imbuh dia.
Lebih lanjut, Mikhael membeberkan acara tersebut akan diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan. Pihaknya juga mengaku membidik UKM sebagai target utana agar mampu menunjang persaingan di MEA. "Sejak bulan Oktober 2016 lalu, kami sudah berkeliling ke 33 kota di Indonesia. Kota Malang baru akan kami adakan saat ini untuk pertama kali," ujar dia.
Pihaknya sengaja memilih kota Malang lantaran memiliki potensi yang cukup tinggi, baik dari segi UKM maupun industri kreatif lainnya. "Banyak sekali industri kreatif di sini. Kami ingin sekali membantu perkembangan bisnis mereka," tukas dia.
Pada bulan yang sama, Oktober 2017, pihaknya berencana melakukan ekspansi ke luar negeri untuk produk tersebut. "Ini produk asli Indonesia, buatan anak bangsa. Setelah dari Malang, kami akan berangkat ke Australia," tegas dia.
Hingga dua tahun mendatang, pihaknya menargetkan ada 5 juta user yang sudah memiliki mobile application. "Selama 10 bulan, sudah ada sekitar 4.000 user. Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat semakin melek teknologi. Produk kami bahkan dapat di buat oleh siapa saja tanpa perlu memahami bahasa pemrograman (coding), sehingga pembuatannya mudah dan cepat," tandas dia. Info dan pendaftaran Seminar, sms atau WA ke Olivia ‪0882.1903.3693 format MalangPost(spasi)nama peserta(spasi)jumlahtiket.(tea/nda)

Berita Terkait

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top