Kedepankan Keamanan dan Kelayakan Motor


MALANG - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) wilayah Jawa Timur dan NTT terus berkomitmen memanjakan pelanggannya. Kali ini, membidik pecinta modifikasi di Jawa timur, MPM menggeber Honda Modifikasi Contest (HMC). Bertempat di Lapangan Rampal, lomba modifikasi Honda yang digelar Minggu (1/10) lalu merupakan penyelenggaraan ke-10 atau satu dekade.
Marcomm & Develompent Division Head PT MPM Suhari, mengatakan event tersebut diadakan untuk mewadahi pecinta modifikasi sepeda motor agar mereka semakin kreatif. “Kami ingin mewadahi pecinta modifikasi di Jawa Timur dengan mengedepankan pentingnya modifikasi yang aman dan tetap layak untuk dikendarai,” papar dia kepada Malang Post.
Dia menyebutkan, modifikasi sesuai dengan perkembangan trend dengan tetap berpedoman pada kendaraan yang aman dan layak untuk dikendarai yang menjadi bagian dari regulasi tes jalan, salah satu penilaian dari HMC 2017.
“Selain penilaian berupa ide atau konsep yang diusung, fungsi, estetika, finishing dan detail motor yang dimodifikasi oleh juri HMC 2017 berasal dari media. Kelayakan kendaraan untuk dikendarai dibuktikan pada lokasi uji jalan sepanjang 300 meter,” lanjut dia.
Pada kompetisi HMC 2017 ini, MPM melombakan enam kelas. Di antaranya Kelas Matic & Cub Stock untuk gaya modifikasi Stock & Stickers, Kelas Matic & Cub Advance untuk gaya modifikasi Advance & Airbrush, Kelas Sport Stock, Kelas Sport Avdvance. “Untuk keempat lomba ini untuk motor Honda yang diproduksi tahun 2006 ke atas,” lanjut dia.
Kemudian, ada Kelas All Stock Advance untuk modifikasi motor produksi Honda kurang dari tahun 2006 dan Kelas Free For All (FFA) untuk modifikasi tipe skutik, cub dan sport dengan gaya modifikasi ekstrim.
HMC di Malang merupakan salah satu seri dari 15 penyelenggaraan HMC Nasional 2017 yang diadakan di Manado, Bali, Solo, Surabaya, Bandung, Banjarmasin, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, Lampung, Jakarta, Cirebon hingga Mataram. “Saat ini, sudah ada 109 peserta di Malang yang mengikuti lomba tersebut. Jumlah ini melebihi target kami yang hanya 70 peserta. Kemudian, grand final akan diadakan di Jogjakarta pada 14 Oktober mendatang,” imbuh dia. (tea/nda)