Abu Tour Pastikan Keberangkatan Jamaah Aman


 
MALANG - Sekitar 200 agen dan mitra Abu Tours yang ada di sekitar wilayah Malang Raya dan Surabaya hadir dalam ajang silaturahmi yang digelar pada Sabtu (14/10). Tahun ini, Kota Malang dipilih sebagai tuan rumah sekaligus untuk memperkenalkan kantor Abu Tour yang baru berdiri di kawasan Jalan Letjend S Parman pada Januari 2017 lalu.
Kepala Cabang Abu Tour Malang, H Ismail mengatakan acara tersebut dilakukan untuk mempertemukan para agen dan mitra agar saling kenal dekat. Selain itu, para agen dan mitra yang ada di Malang dan Surabaya juga bisa saling mengenal.
“Jadi, silaturahmi di antara mereka bisa terjalin. Ini sudah menjadi tradisi rutin kami,” terang dia kepada Malang Post.
Selain itu, pada kesempatan tersebut, para agen dan mitra berkesempatan untuk melakukan sharing dengan CEO Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba. Dalam kesempatan tersebut ia membeberkan kepada para agen dan mitra tidak merasa khawatir terkait tentang salah satu kasus travel yang berhasil menjadi sorotan belum lama ini.
“Beliau menjelaskan tentang beberapa isu yang beredar. Sejauh ini, konflik tersebut juga tidak berdampak secara signifikan terhadap travel kami. Melalui Abu Tours, jamaah pasti berangkat,” beber dia.
Saat ini, jumlah calon jamaah yang ditangani oleh Abu Tours berjumlah sekitar 1.700 orang dan 52 orang agen dan mitra. Pada bulan Mei 2017 lalu, pihaknya berhasil memberangkatkan sekitar 14 orang jamaah.
“Sedangkan pada bulan November 2017 nanti, juga akan ada 14 orang lagi dan pada bulan Desember 2017 sekitar 110 orang. Untuk keberangkatan paling banyak, pada bulan Januari 2018, yaitu sekitar 500 orang,” lanjut dia.
Sementara itu, CEO Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba, pada kesempatan tersebut sempat bercerita terkait perjuangannya membangun bisnis Abu Tours yang dimulai dari perjalanan hijrahnya ke Ibukota, Jakarta. 
“Dulu, saya sempat berjualan es keliling dan sempat jatuh bangun dalam merintis usaha. Tapi, rejeki dari Allah selalu ada saja. Saya dan keluarga bisa berangkat umrah, bahkan saya sering membantu beberapa agen travel untuk mencari calon jamaah,” papar dia.
Berdasarkan dari pengalamannya tersebut, akhirnya ketika merintis Abu Tours sejak 2011, pihaknya kemudian mengaku menerapkan sistem Umrah Priority. Para calon jamaah yang mendaftar Umrah Priority, sudah termasuk bergabung dengan Abu Tours dan masa kontraknya selama enam tahun. 
“Banyak sekali berkah yang didapatkan ketika kita pergi umrah. Apalagi, dengan mendaftarkan paket prioritas. Selain jadi agen, anda semua yang ada di sini juga bisa umrah gratis,” beber dia.
Dia menambahkan, di tengah beberapa isu terkait travel umroh yang bermasalah, dirinya mengatakan, bisnis travel yang dimilikinya tersebut berbeda dengan travel yang bermasalah.
“Bisnis ini banyak risiko, tapi sepanjang niat kita untuk memberangkatkan jamaah sebanyak-banyaknya, berbagi, Insyallah atas Ridha Allah, semua akan jalan seperti sebelum-sebelumnya,” ujar ayah tiga anak ini.(tea/nda)