Daihatsu Rekondisi 8 Unit Mobil Pelanggan Perbatasan


MALANG POST - Dengan semangat ulang tahun ke-110 di tingkat Global, Daihatsu kembali melakukan rangkaian penyerahan mobil rekondisi. Kali ini penyerahan dilakukan di Pontianak, wilayah Kalimantan dengan jumlah delapan unit.
Penyerahan delapan unit kendaraan di wilayah Kalimantan berlangsung sangat meriah. Senyum tulus yang terlihat dari keluarga dan pemenang Daihatsu Setia ketika melihat mobilnya yang telah direkondisi seperti baru, menjadi pemandangan terindah dalam rangkaian acara tersebut.
“Saya bahagia melihat senyuman dari pelanggan Setia Daihatsu. Hal ini menandakan Daihatsu sudah berada dekat di hati masyarakat Kalimantan. Kami berharap dengan program ini, Daihatsu menjadi Sahabat di hati seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra.
Salah satu pemilik mobil Daihatsu yang beruntung, Aplonius Ashadi, mengaku sangat senang melihat Xenia kesayangannya kembali seperti baru. “Saya tidak pernah menyangka Daihatsu akan memberikan hadiah yang sangat berharga untuk Xenia saya. Awalnya, saya memilih Xenia di tahun 2011 karena performanya dan keiritannya. Saya sering bolak balik dari Suara Dalam ke Sasak perbatasan Malaysia, perjalanan itu ditempuh selama 12 jam bolak balik, saya hanya sekali isi full tank.” ujar pegawai swasta koperasi ini.
Daihatsu Setia merupakan salah satu program dalam rangkaian perayaan ulang tahun ke-110 Daihatsu Global. Dalam program ini, 110 unit kendaraan lama pelanggan setia yang terpilih di rekondisi seperti baru keluar dari pabrik dengan pembagian yang terdiri dari 50 unit Xenia, 50 unit Terios, 5 unit Sirion, dan 5 unit Luxio dari seluruh Indonesia.
Bukan hanya bagian body yang direkondisi, namun juga seluruh bagian mobil mulai dari engine, chasis, drive train, interior, exterior, material, painting hingga accessories, secara gratis tanpa dipungut biaya. Pelanggan juga dipinjamkan mobil selama rekondisi berlangsung.
Sebelumnya penyerahan mobil rekondisi dilakukan di Solo, wilayah Jawa Tengah, pada 9 Mei 2017 sebanyak delapan unit, disusul di Cirebon, yang meliputi wilayah Jawa Barat, pada 14 Juli 2017 (10 unit), kemudian Padang, untuk wilayah Sumatera pada 28 Agustus 2017 sebanyak 20 unit), serta Makassar, untuk wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) pada 25 September 2017 sebanyak enam unit. (nda)