Okupansi Ibis Style Terangkat MICE


MALANG – Menjelang akhir tahun, okupansi Ibis Style Hotel Malang mulai terangkat dengan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), khususnya dari sektor government. Selama dua minggu berturut-turut, okupansi mencapai 90 persen.
Assistant Sales Manager Ibis Styles Hotel Malang, Hendri Wijaya, mengatakan, Malang menjadi salah satu jujugan MICE karena fasilitas yang ditawarkan cukup komplit. Selain akomodasi yang memadai, juga tersedia hiburan yang bervariasi.
“Selama dua minggu berturut-turut, okupansi kami mencapai 90 persen. Sumbangsih terbesar dari sektor government yang melakukan kegiatan MICE di Malang. Di bulan November mendatang kegiatan MICE governmet diprediksi akan lebih banyak lagi,” papar dia pada Malang Post.
Berdasarkan total keseluruhan revenue, Hendri menjelaskan, para tamu dari pihak government sejauh ini masih merajai kontribusi okupansi. “Kalau ditotal, sebanyak 25 persen tamu kami berasal dari goverment, 20 persen dari agent dan Online Travel Agent (OTA) dan sisanya dari corporate dan tamu lain, seperti keluarga atau perorangan,” jelas dia.
Selain booking kamar dari pihak pemerintahan, pihaknya mengaku juga menerima tamu dari luar negeri. Mulai dari Australia, Belanda hingga Jerman. “Untuk tamu turis asing yang datang ke sini didominasi Belanda,” kata dia.
Untuk terus meningkatkan okupansi, pihaknya mengaku melakukan berbagai macam promosi yang dilakukan melalui berbagai macam event yang dilakukan. Seperti menjelang tahun baru pada akhir Desember 2017 tersebut, pihaknya mengaku akan membuat event bertema Army untuk mengundang pengunjung. “Saat ini, kami masih lakukan pematangan konsep. Selain itu, nanti juga kami sediakan berbagai macam menu seharga Rp 150 ribu all you can eat, dengan pilihan menu dari tradisional hingga menu barat,” beber dia.
Sejauh ini, pihaknya mengaku, baru ada beberapa grup kecil yang mulai melakukan booking kamar untuk turut memeriahkan tahun baru di Kota Malang. “Masih sedikit, baru sekitar 10 persen tamu yang melakukan booking. Biasanya, mereka baru berlomba-lomba booking ketika bulan November hingga awal Desember. setiap tahun, okupansi kami pada setiap momen tahun baru, selalu 100 persen,” tandas dia.(tea/nda) 

Berita Terkait