SST Tingkatkan Kinerja Bengkel Servis

 
MALANG – untuk mempermudah proses penyetelan atau penggantian serpetine belt, kini bengkel servis Toyota Auto 2000 Sutoyo dilengkapi alat bantu kerja berupa Speciat Service Tools (SST). Alat tersebut digunakan untuk mobil jenis Innova Reborn dan New Fortuner. Kecanggihan alat ini membuat Toyota Auto 2000 Sutoyo berhasil meraih Juara I tingkat nasional kategori QCC teknis pada ajang yang diselenggarakan oleh Toyota Auto 2000 pusat Jakarta.
Kepala Bengkel Toyota Auto 2000, Lutfi Kurniawan mengatakan alat tersebut bertujuan untuk mempersingkat waktu ketika melakukan tune up untuk mobil berjenis Innova Reborn dan New Fortuner.
Pada pelayanan sebelumnya, ketika hendak membuka lubang service, harus membuka selang radiator atas. Sehingga, membutuhkan sekitar 65 menit untuk mengeluarkan air radiator.
“Nah, dengan alat ini, tinggal ditancapkan saja ke lubang service dan ditarik ke sebelah kanan. Singkat saja, hanya membutuhkan waktu 13 menit,” terang dia.
Sejak alat tersebut digunakan pada awal bulan Oktober, sudah ada ratusan mobil yang mendapatkan service dengan alat tersebut.
“Setiap harinya, kami mampu men-service setidaknya 30 unit mobil Innova Reborn per hari dan tiga hingga empat unit mobil New Fortuner. Selain pengerjaannya yang mempersingkat waktu, unit yang diservice juga bisa jauh lebih banyak,” beber Luthfi.
Luthfi menambahkan, alat tersebut memang hanya bisa digunakan untuk kedua tipe mobil tersebut. Pasalnya, kedua mobil tersebut memiliki tipe mesin yang berbeda dengan tipe lainnya.
“Termasuk untuk tipe Innova dan Fortuner yang lama juga tidak bisa digunakan. Pasalnya, struktur tipe dan susunan mesinnya berbeda, kebanyakan, rongga untuk menembus lubang service lebih luas dan cenderung lebih mudah sehingga tidak membutuhkan alat tertentu,” kata dia.
Luthfi menjambahkan, ada beberapa kategori yang dilombakan. Di antaranya Sistem Saran, Quality Control Circle (QCC) Teknis, QCC Non Teknis, Quality Control Project (QCP) dan Culture Innovation.
“Kami mengikuti kategori QCC Teknis dengan membuat alat bantu kerja yang idenya berasal dari teman-teman montir,” kata dia.
Kemudian, pihaknya mengikuti kategori untuk improvement di pihak teknis untuk mempercepat pengerjaan fun belt pada kedua mobil tersebut.
“Alat ini sudah kami gunakan pada dealer ini. Hari ini, sedang kami perbanyak. Proses pengerjaan alat ini hanya sekitar dua minggu saja,” jelas dia.(tea/nda)

Berita Terkait