Toyota Alami Peningkatan Penjualan Mobil Kelas Premium


MALANG - Penjualan mobil kelas premium milik Toyota Auto 2000 mengalami peningkatan setiap tahun. Terbukti dengan peningkatan jumlah market share sebesar 2,4 persen dari tahun lalu.  Branch Manager Toyota Auto 2000 Malang Sutoyo, Gede Arimbawa mengatakan, kendaraan Toyota kelas premium, untuk kelas SUV pada Toyota All New Fortuner dan kelas MPV pada Toyota Innova Reborn mengalami peningkatan penjualan.
Keseluruhan penjualan total di wilayah Kota dan Kabupaten Malang, penjualan kedua unit tersebut mengalami kenaikan. “Seperti Innova Reborn, tahun 2016, setiap bulannya laku sebanyak 87 unit. Untuk tahun ini hingga bulan berjalan, rata-rata sebanyak 95 unit. Sedangkan untuk All New Fortuner, tahun lalu rata-rata setiap bulannya sebanyak 24 unit dan tahun ini 25 unit. Hal ini berdasarkan STNK yang sudah teregister,” ungkapnya ketika ditemui Malang Post, kemarin.
Gede mengatakan, segmentasi pasar kedua tipe mobil tersebut berbeda. Kebanyakan, untuk dunia otomotif, customer memburu harga yang lebih murah. Menurutnya, para customer banyak membidik mobil jenis MPV karena banyak digunakan untuk menjalankan bisnis taksi online.
Dalam hal ini, Toyota masih mengutamakan produksi peningkatan kendaraan premium, khususnya untuk Toyota All New Fortuner dan InNova Reborn. Sedangkan pelanggan wilayah Kota dan Kabupaten Malang, setiap bulannya pada tahun lalu sebanyak 1.062 orang dan tahun ini mencapai 1.135. “Kalau dikalkulasi, peningkatan jumlah market tersebut sebesar 6,8 persen. Untuk market share Toyota, tahun lalu sebesar 31,4 persen, sedangkan tahun ini 33,6 persen. artinya, ada kenaikan sebesar 2,4 persen,” jelas dia.
Bahkan, menurutnya, Innova Reborn, market sharenya sudah mencapai 98 persen dan All New Fortuner sebesar 30 persen. Gede menambahkan, customer banyak memilih produk Toyota karena dianggap sebagai salah satu investasi terbaik. “Kalau dijual lagi, resale value bisa dibilang paling tinggi sesuai dengan kelasnya. Apalagi, saat ini, transportasi adalah hal paling penting,” pungkas dia. (tea/udi)

Berita Terkait