Cermat Mencari Solusi

 
Menjadi seorang konsultan komunikasi di perusahaan raksasa, haruslah memiliki pengetahuan luas. Oleh karena itu, Falencia Chrisshanti Naoenz  selalu memonitor semua pemberitaan yang muncul di media. Dari situlah dia bisa membuat mapping tentang posisi perusahaan yang sedang ditangani.
Apalagi kini salah satu perusahaan yang dia tangani, yakni Uber, sedang mengalami kendala. Oleh karena itu, Falencia harus pandai-pandai memahami apa yang terjadi agar tidak merugikan perusahannya.
Wanita asli Malang ini mengaku harus cermat mencari solusi dalam rangka kemajuan perusahan untuk berbagai pihak. Dia menuturkan terkait fenomena transportasi online yang mendapat banyak protes, pihaknya tak gentar untuk tetap beroperasi. 
“Karena transportasi online baru di Indonesia, kami merasa protes itu adalah hal yang bisa dipahami. Tapi kami yakin dengan semakin berkembangnya teknologi, pasti protes ini akan semakin berkurang,” kata wanita berkulit putih ini.
Falencia sendiri tak mendiamkan protes tersebut. Pihaknya juga melakukan dialog dengan pemerintah dan pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik untuk semua pihak.
“Saya juga memperhitungkan keputusan yang kami ambil supaya tidak menjadi boomerang bagi pihak lain. Yang penting tidak boleh ikut panas jika menghadapi masalah seperti ini. Harus pandai-pandai berpikir dengan bijak,” tambahnya.
Terlebih transportasi online yang dia kelola tidak untuk menjatuhkan transportasi konvensional. Sebaliknya, Uber berusaha memberikan pilihan transportasi bagi pelanggan bukan untuk mengantikan transportasi konvensional.
“Pemahaman ini harus diberikan pada pihak transportasi konvensional. Selain dari media, kami juga berusaha menjelaskan pada mereka di setiap pertemuan,” tandasnya. (yun/nda)

Berita Terkait