OJK Targetkan Pertumbuhan Jumlah Nasabah


MALANG - Upaya menggenjot pertumbuhan indeks inklusi keuangan (jumlah orang yang menjadi nasabah atau pengguna jasa keuangan) di Kota Malang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memperkenalkan produk yang dimiliki oleh perbankan dan industri keuangan lainnya. Salah satunya, dengan menggelar event di Malang Town Square (Matos) pada 18-19 November 2017 mendatang dengan menghadirkan 165 industri keuangan.
Kepala OJK Malang, Widodo mengatakan, nantinya akan ada beberapa perbankan, asuransi, sekuritas dan berbagai industri keuangan lain yang mempromosikan sekaligus menawarkan produknya. “Disana, mereka bebas untuk menawarkan berbagai macam promo hingga diskon yang diberikan hingga melakukan berbagai macam transaksi,” katanya ketika dihubungi Malang Post.
Hal tersebut dilakukan karena menurutnya, indeks inklusi keuangan masih relatif rendah, yaitu sekitar 30 persen. Oleh karena itu, ia berharap, akan ada  peningkatan inklusi keuangan. ”Masyarakat Indonesia itu masih kurang pemahamannya tentang produk dari lembaga keuangan. Karena itu, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian yang penting,” kata Widodo.
Pada event yang hanya digeber selama dua hari tersebut, pihaknya juga berharap adanya pertumbuhan jumlah nasabah baru. Pasalnya, secara nasional, pihaknya memiliki target indeks inklusi keuangan berada di angka 67 persen pada 2019 mendatang. “Untuk Jawa Timur, targetnya 75 persen, pada tahun 2016 lalu masih di angka 73 persen. Dengan adanya acara ini, kami optimis targetnya bisa tercapai,” tandas dia. (tea/udi)